PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, masih menerapkan perlindungan khusus bagi peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di tengah kualitas udara yang belum membaik selama hampir sepekan.
Hingga Jumat (23/10/2026), anak-anak di jenjang tersebut masih harus menjalani pembelajaran dari rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) demi mengurangi resiko paparan kabut asap.
Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan anak usia dini, yang menjadi kelompok rentan terhadap dampak buruk pencemaran udara.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan pembelajaran dari rumah masih diberlakukan bagi PAUD dan TK karena kondisi kualitas udara di Pekanbaru belum menunjukkan perbaikan.
"Untuk PAUD dan TK masih belajar dari rumah, karena kondisi kualitas udara Kota Pekanbaru belum membaik," kata Markarius.
Perlindungan terhadap anak usia dini menjadi perhatian khusus Pemko Pekanbaru dengan kondisi udara yang saat ini berada pada kategori tidak sehat. Dengan tetap belajar dari rumah, anak-anak PAUD dan TK dapat mengurangi aktivitas di luar rumah dan potensi terpapar kabut asap di lingkungan sekolah.
Sementara itu, peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah kembali mengikuti pembelajaran tatap muka sejak awal pekan ini. Namun, kegiatan belajar mereka tetap dibatasi untuk mengurangi paparan kabut asap.
"Jadi tidak ada aktivitas di luar ruang kelas, kegiatan pembelajaran hanya di dalam kelas," terang Markarius.
Para peserta didik SD dan SMP juga diwajibkan mengenakan masker ketika berada di luar ruang kelas. Masker dapat dilepas saat mereka berada di dalam kelas, tetapi harus kembali digunakan ketika keluar ruangan.
"Selama dalam lokal mereka bisa melepas masker, setelah itu kalau keluar ruangan harus pakai masker," jelasnya.
Selain pembatasan aktivitas dan penggunaan masker, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan pasokan masker serta vitamin C dan vitamin D untuk membantu menjaga daya tahan tubuh anak-anak.
Sebelumnya Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan anak-anak PAUD-TK masih menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga kualitas udara membaik.
"SD dan SMP masih PTM terbatas, dan PAUD-TK pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai kualitas udara membaik," kata Abdul Jamal.
Ia menjelaskan, pembelajaran bagi peserta didik PAUD dan TK akan kembali dilaksanakan secara langsung setelah kualitas udara berada pada kategori sedang.