Ketua DPRD Bengkalis H Abdul Kadir pimpin sidang paripurna didampingi Wakil Zulhemi dan bupati Bengkalis Amril Mukminin

DPRD Bengkalis Gelar Sidang Paripurna Tiga Ranperda

Rabu,19 Juni 2019 - 16:38:57 WIB Di Baca : 229 Kali

Riauaktual.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau menggelar sidang Paripurna penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Selasa, 18 Juni 2019 bertempat di Gedung DPRD Bengkalis.

Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Bengkalis H. Abdul Kadir didampingi Wakil Ketua DPRD Zulhelmi, turut dihadiri Bupati Bengkalis Amril Mukminin, dan anggota DPRD serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Tiga Ranperda tersebut tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Bengkalis Tahun Anggaran 2018, Ranperda tentang Laporan Pertanggung Jawaban Pelaksanaan (LPJP) APBD 2018 dan Ranperda tentang perubahan atas Perda nomor 7 tahun 2015 tentang pemilihan kepala desa.

Loading...

Ketua DPRD Kabupaten H. Abdul Kadir mengatakan, sehubungan dengan surat Bupati Bengkalis Nomor 100/Tapem-Otda/135 tanggal 12 Maret 2019 perihal penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Bengkalis Tahun Anggaran 2018 berdasarkan pasal 69 dan 70 Undang- undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah sebagaimana telah diubah kedua kalinya dengan Undang-undang Nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas Undang-undang  Nomor 3 Tahun 2007 tentang laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

“Kepala Daerah mempunyai kewajiban untuk memberikan laporan keterangan pertanggung jawaban kepada DPRD serta menginformasikan kepada masyarakat,” kata H. Abdul Kadir dihadapan hadirin undangan.

Selanjutnya berdasarakan surat Bupati Bengkalis nomor 180/HK/2019/57 tanggal 20 Mei 2019 perihal urusan pembahasan Propemperda tahun 2019. Sebagaimana diatur dalam peraturan DPRD Kabupaten Bengkalis masa jabatan 2014-2019 pasal 75 bahwa pembahasan rancangan peraturan daerah melalui dua tingkat pembicaraan sebagai tingkat pembicaraan adalah penjelasan kepala daerah.

“Terima kasih kepada Bupati Bengkalis dan para undangan hadir memenuhi undangan dan mengikuti rapat paripurna yang berjalan lancar,”ungkap H. Abdul Kadir.

Dalam kesempatan itu Bupati Bengkalis dalam penyampaian LKPJ mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada unsur pimpinan DPRD Bengkalis beserta anggota yang telah menetapkan beberapa Ranperda menjadi Perda.

“Kami sadari kerja keras pansus dalam menyelesaikan ranperda tidaklah mudah. Kami juga berharap kepada pimpinan dan anggota DPRD Bengkalis dapat memberikan saran dan masukan yang konstruktif sehingga dapat dijadikan pegangan untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten Bengkalis kedepan agar lebih baik,”ujar Bupati.

Dikemukakannya, bahwa selaku kepala daerah wajib menyampaikan laporan keterangan pertanggung jawaban kepala daerah kepada DPRD, yang memuat arah kebijakan umum pemerintahan daerah, baik pengelolaan keuangan daerah secara makro. Termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan konkuren, penyelenggaraan tugas pembantuan maupun penyelenggaraan tugas umun pemerintahan.

“Prioritas pembangunan tahun anggaran 2018 diarahkan kepada pembangunan dan peningkatan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan, penataan lingkungan dan keindahan perkotaan, pengembangan usaha ekonomi kreatif, pengembangan ketahanan nilai-nilai budaya dan keagamaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, peningkatan kemandirian desa berbasis potensi sumber daya alam terbarukan dan peningkatan iklim investasi”, ungkap Bupati.

 

Dikatakanya, pembangunan infrastruktur jalan kondisi baik di kabupaten Bengkalis tahun 2018 mencapai 583,21 km. sedangkan disektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah membangun penambahan 26 sekolah pada tingkat SD/MI/Sederajat dari tahun 2017, sedangkan tingkat SMP/MTS/Sederajat telah bertambah 5 sekolah. Angka kelulusan pada tingkat SD/MI/Sederajat se-Kabupaten Bengkalis tahun 2018 mencapai 98,90% dengan jumlah kelulusan sebanyak 11.951 siswa dari jumlah siswa keseluruhan sebanyak 12.084 siswa. Sementara untuk tingkat SMP/MTS/Sederajat tingkat kelulusan telah mencapai 100%.

Selanjutnya, pelayanan dasar kesehatan khususnya capaian pelayanan kesehatan ibu bersalin dan anak mencapai target 100%. Pelayanan kesehatan lanjut usia juga mencapai target 100%, Dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat terus dijalankan Alokasi Dana Desa (ADD) per desa per tahun. Untuk tahun 2018 terserap 79,77% dari keseluruhan ADD yang dianggarkan. Terakhir, urusan lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten Bengkalis konsisten memperhatikan penanganan kasus lingkungan, dari 14 kasus lingkungan dapat terselesaikan. Untuk tahun 2018 kita juga memperoleh Adipura sebagai bukti nyata keberhasilan pelaksanaan urusan ini.

Kemudian, Mengenai pengelolaan keuangan daerah tahun 2018, realisasi PAD Kabupaten Bengkalis sebesar Rp.319.252.150.430,11 atau 71,82%, realisasinya pada tahun 2018 sebesar Rp.3.040.447.453.438,88 atau mencapai 99,49% dari target yang dianggarkan. Kinerja pada tahun anggaran 2018 sebesar 97,13% realisasi fisiknya dan realisasi keuangan sebelum audit BPK sebesar 89,81%.

“Pada kesempatan ini, laporan keuangan tahun anggaran 2018, Kabupaten Bengkalis meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Republik Indonesia. Pencapaian opini WTP yang ke-6 ini merupakan hasil dari kerja keras kita semua untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah. Kita tentu berharap, semoga apa yang diperoleh ini, dapat dipertahankan”, akhir Bupati. (put)

 
 
 


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...