RIAU (RA) - Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Provinsi Riau resmi memiliki kepengurusan baru.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Aula SMK Dharma Loka Pekanbaru, Sabtu (18/7/2026), Suyanto, terpilih sebagai Ketua Pengurus Daerah (PD) PERGABI Provinsi Riau masa bakti 2026-2030.
Usai Musda, kepengurusan baru langsung dilantik oleh Ketua Umum PERGABI, Sukiman. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.30 WIB itu diikuti sekitar 50 peserta, baik secara luring maupun daring, dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, perwakilan PERMABUDHI Provinsi Riau, DPD WALUBI Riau, para sesepuh umat Buddha, pemerhati pendidikan Buddhis, serta guru Pendidikan Agama Buddha.
Ketua Panitia, Budiyanto, berharap kepengurusan baru mampu menjadi wadah yang aktif dalam memajukan pendidikan Agama Buddha di Provinsi Riau.
"Kami berharap PD PERGABI Riau dapat menjadi wadah yang aktif dalam mengembangkan pendidikan Agama Buddha di Provinsi Riau," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PD PERGABI Riau terpilih, Suyanto, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya guru Pendidikan Agama Buddha.
"PD PERGABI harus memperkuat intelektualitas guru Pendidikan Agama Buddha sekaligus membangun karakter luhur berdasarkan nilai-nilai Dharma Sang Buddha," tegasnya.
Dukungan juga datang dari berbagai organisasi dan tokoh Buddhis di Riau. Perwakilan WALUBI Riau, PERMABUDHI Riau, serta para tokoh Buddhis berharap kepengurusan baru mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan Agama Buddha di daerah.
Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Wiryanto, menilai PERGABI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan pelayanan pendidikan Agama Buddha.
"Semoga PD PERGABI Riau dapat menjadi mitra kerja Pembimas Buddha dalam melayani pendidikan Agama Buddha di Provinsi Riau agar semakin baik," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PERGABI, Sukiman, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bergerak cepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Seperti Bodhisattva Siddharta Gautama yang setelah dilahirkan langsung berjalan tujuh langkah dan muncul bunga teratai, itulah filosofi PERGABI. Walaupun tergolong baru lahir, PERGABI harus mampu bergerak cepat menyebarkan Dhamma dan memberikan manfaat bagi sesama," ujarnya.