RIAUAKTUAL (RA) - Bagi sebagian orang, olahraga ringan saat sedang tidak enak badan dianggap bikin badan terasa lebih segar. Namun bagi sebagian yang lain, gerak sedikit saja penyakit malah tambah parah.
Sebenarnya, bagaimana anjuran para ahli terkait olahraga dan aktivitas fisik saat sedang tidak enak badan?
"Tergantung," kata Jessalynn Adam, MD dari Baltimore's Mercy Medical Center, dikutip dari Women's Health.
Menurut Adam, olahraga ringan memang bisa meningkatkan sistem imun. Namun demikian, tidak ada riset yang membuktikan bahwa olahraga saat benar-benar tidak enak badan bikin cepat sembuh.
Michael Jonesco, dokter olahraga dari The Ohio State University Wexner Medical Center mengatakan banyak energi tubuh saat tidak sehat dipakai untuk melawan infeksi, baik virus maupun bakteri. Namun demikian, tidak ada larangan tegas untuk tetap olahraga.
"Ada kesetimbangan yang rumit antara kemampuan melakukan aktivitas fisik dengan kemampuan sistem imun melawan infeksi," jelasnya.
Jadi kapan boleh olahraga? Secara umum, olahraga ringan masih relatif aman pada gejala sebagai berikut:
- Hidung meler
- Hidung tersumbat
- Nyeri telan
Pada kondisi ini, olahraga ringan umumnya masih aman dilakukan. Penting untuk diingat, tubuh masih bekerja melawan infeksi sehingga sangat tidak disarankan untuk olahraga berat.
Sebaiknya, utamakan istirahat dan hindari aktivitas fisik berlebihan jika mengalami gejala berikut:
- Batuk
- Sesak napas
- Nyeri badan
- Dada sesak
- Demam
Baik olahraga maupun berada dalam kondisi sakit sama-sama merupakan stressor bagi tubuh. Menggabungkan keduanya berarti menambah stres, sehingga kemampuan tubuh untuk pulih dari sakit akan terganggu.