Pencarian

Podcast Kelupas

Ini Jadwal Operasi Pasar Murah Pekan Depan di Pekanbaru

Ahad, 15 Februari 2026 • 20:44:58 WIB
Ini Jadwal Operasi Pasar Murah Pekan Depan di Pekanbaru
Ilustrasi

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus mengupayakan ketersediaan bahan pokok.

Terlebih lagi memasuki Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya pada momen Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Riau M Taufiq Oesman Hamid menyebutkan pihaknya menggelar operasi pasar murah di beberapa wilayah dalam satu pekan agar memastikan ketersediaan bahan pokok tersebut.

"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jelang HBKN Ramadan dan Idulfitri," kata Taufiq OH, Minggu (15/2/2026).

Dikatakan Taufiq, pada pekan depan, pihaknya akan menggelar 4 kali operasi pasar murah di Kota Pekanbaru. Mengingat pada Selasa, 17 Februari bertepatan pada Tahun Baru Imlek.

"Dalam sepekan biasanya digelar 5 hari, dari Senin hingga Jumat. Tapi pekan ini, karena 17 Februari tanggal merah Tahun Baru Imlek, jadi kita gelar hanya 4 hari," ungkapnya.

Dijabarkannya, pada Senin, 16 Februari, operasi pasar murah akan digelar di halaman Kantor Camat Rumbai Barat dan Rabu, 18 Februari, di Jalan Todak Tapah Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai.

"Kemudian pada 19 Februari digelar di lapangan bola Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sail. Dan 20 Februari di halaman kantor lurah Sialang Munggu Kecamatan Tuah Madani," ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.

"Pasar murah akan digelar pada pukul 08.00 wib. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks