PEKANBARU (RA) - Bersamaan dengan meningkatnya luasan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah bersiap menetapkan status siaga darurat Karhuta.
Hal ini juga menyusul telah ditetapkannya status serupa pada tingkat Pemerintah Daerah di Kabupaten Pelalawan.
Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, pihaknya telah menerima SK penetapan status siaga darurat Karhutla tersebut.
"Kami sudah menerima satu SK penetapan status siaga darurat Karhutla dari Kabupaten Pelalawan. Sementara untuk Bengkalis juga tengah mempersiapkan, namun kami belum menerima SK-nya," kata Jim Gafur.
Dengan sudah adanya daerah yang menetapkan status tersebut, dikatakan Jim, pihaknya bersama Forkopimda Riau dan instansi terkait juga sudah melakukan rapat pembahasan untuk penetapan status siaga darurat Karhutla untuk tingkat provinsi.
“Kami sudah melakukan rapat bersama Forkopimda Riau dan juga instansi terkait lainnya. Hasilnya, mengingat kondisi saat ini yang curah hujannya sudah menurun dan sudah ditemukan beberapa daerah yang terjadi Karhutla. Maka kami mengusulkan kepada Gubernur untuk penetapan siaga darurat Karhutla tingkat provinsi Riau,” ujarnya.
Ditargetkan dalam pekan ini status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi Riau sudah bisa ditetapkan. Sehingga, pihaknya akan langsung mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk penanganan Karhutla di Riau.
“Mudah-mudahan dalam pekan ini juga status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi Riau sudah bisa ditetapkan. Karena kalau sudah ditetapkan, kami akan langsung meminta dukungan dari pemerintah pusat untuk penanganan Karhutla berupa helikopter water bombing, helikopter patroli dan juga operasi modifikasi cuaca,” sebutnya.