Pencarian

Podcast Kelupas

275 Hotspot Terdeteksi di Riau, Bengkalis Penyumbang Terbanyak

Kamis, 12 Februari 2026 • 09:39:19 WIB
275 Hotspot Terdeteksi di Riau, Bengkalis Penyumbang Terbanyak
Ilustrasi karhutla.

PEKANBARU (RA) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau. Pada Kamis (12/2/2026), terpantau ratusan titik panas (hotspot) yang mengindikasikan potensi kebakaran di berbagai daerah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 275 titik panas di Riau yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy, menyampaikan bahwa secara keseluruhan jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 390 titik.

"Selain Riau dengan 275 titik, hotspot juga terpantau di Aceh 3 titik, Bengkulu 3 titik, Jambi 18 titik, Sumatera Barat 14 titik, Sumatera Utara 11 titik, Sumatera Selatan 21 titik, Kepulauan Riau 31 titik, dan Bangka Belitung 14 titik," jelasnya.

Di Riau sendiri, Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 155 titik. Disusul Kabupaten Pelalawan 60 titik dan Indragiri Hilir 34 titik.

"Selain itu, titik panas juga terdeteksi di Rokan Hilir 11 titik, Siak 4 titik, Kampar 2 titik, Kuantan Singingi 2 titik, Rokan Hulu 1 titik, serta Kota Dumai 6 titik," tambah Putri.

Dari total 275 hotspot di Riau, sebanyak 26 titik berada pada tingkat kepercayaan tinggi dan telah dipastikan sebagai titik api. Sementara itu, 245 titik berada pada tingkat kepercayaan sedang dan 4 titik pada level rendah, sehingga masih memerlukan verifikasi lapangan untuk memastikan keberadaan api.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama pembakaran lahan secara sengaja. Pasalnya, saat ini Riau telah memasuki musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks