Pencarian

Podcast Kelupas

RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Ambil Paku 5 Sentimeter dari Saluran Napas Pasien Tanpa Operasi

Kamis, 05 Februari 2026 • 19:46:00 WIB
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Ambil Paku 5 Sentimeter dari Saluran Napas Pasien Tanpa Operasi
Paku sepanjang 5 sentimeter yang masuk ke saluran pernapasan pasien dikeluarkan tanpa tindakan bedah atau operasi.

PEKANBARU (RA) - Tim dokter RSUD Arifin Achmad Pekanbaru berhasil menangani kasus medis langka berupa paku sepanjang 5 sentimeter yang masuk ke saluran pernapasan seorang pasien tanpa tindakan bedah atau operasi.

Dokter Spesialis Paru RSUD Arifin Achmad dr Nori Purnama SpP mengatakan, kasus tersebut tergolong sangat jarang terjadi di dunia medis.

Pasien berusia 52 tahun itu mengalami keluhan sesak napas dan rasa mengganjal di dada.

"Biasanya kami menangani kasus tersedak jarum pentul, kacang, atau kancing baju. Namun kali ini pasien tersedak paku," kata dr Nori, Kamis (5/2/2026).

Pasien merupakan rujukan dari RSUD Puri Husada Tembilahan, Indragiri Hilir. Berdasarkan keterangan medis, peristiwa itu terjadi sejak 26 Januari 2026.

Saat itu pasien sedang memperbaiki kamar dan meletakkan paku di mulut. Pasien terpeleset hingga paku terhirup masuk ke saluran napas.

"Hasil foto thoraks menunjukkan adanya benda asing berupa paku di saluran pernapasan. Jika tertelan, seharusnya masuk ke saluran pencernaan, tapi ini masuk ke paru-paru," jelasnya.

Tim dokter kemudian melakukan tindakan bronkoskopi dengan pembiusan total, tanpa perlu operasi terbuka, mengingat kondisi pasien yang cukup berat.

"Alhamdulillah paku berhasil dikeluarkan tanpa bedah. Saat ini kondisi pasien stabil dan tidak lagi mengalami sesak napas," ujar dr Nori.

Pasien kini menjalani masa pemulihan dengan terapi antibiotik dan antiinflamasi. Diperkirakan, pasien sudah bisa dipulangkan dalam dua hingga tiga hari ke depan.

dr Nori juga mengingatkan masyarakat agar tidak membiasakan meletakkan benda kecil seperti paku atau jarum di mulut karena berisiko tersedak.

"Kasus jarum pentul paling sering kami temui, terutama pada remaja. Ini jadi pelajaran penting agar lebih berhati-hati," pungkasnya.

RSUD Arifin Achmad saat ini memiliki 10 dokter spesialis paru aktif dengan fasilitas penunjang yang lengkap, sehingga mampu menangani berbagai kasus paru tanpa tindakan operasi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks