JAKARTA (RA) - Langkah cepat ditunjukkan Bupati Siak, Afni Zulkifli, dalam memperjuangkan kepentingan daerah.
Dalam satu hari penuh di Jakarta, ia menggelar serangkaian pertemuan strategis dengan pimpinan DPR RI, kementerian, hingga lembaga negara guna mengamankan dukungan pusat untuk sektor migas, pelabuhan, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kunjungan diawali dengan pertemuan bersama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa.
Dalam pertemuan tersebut, Afni mengaku mendapatkan banyak arahan, nasihat, serta dukungan politik dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
"Banyak sekali arahan, nasihat, dan solusi yang kami terima. Ini menjadi penyemangat besar bagi kami untuk terus memperjuangkan kemaslahatan rakyat Siak," ujarnya, Jumat (13/2/2025).
Agenda berlanjut ke Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, di mana Afni diterima Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily.
Diskusi difokuskan pada penguatan pendidikan kebangsaan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Tiga Agenda Besar BSP
Pertemuan krusial digelar bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta Dirjen Migas Laode Sulaiman. Fokus utama adalah pembenahan BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP).
Afni menyebutkan, terdapat tiga agenda besar yang dikawal bersama pemerintah pusat.
Pertama, pelaksanaan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP), meliputi eksplorasi tujuh sumur migas, survei seismik, program Enhanced Oil Recovery (EOR), serta studi Gas to Gas Replacement (GGR) dengan total investasi sekitar 130 juta dolar AS.
"Kewajiban ini harus kami tunaikan. Insyaallah akan kami jalankan sesuai arahan Kementerian ESDM dan SKK Migas," tegasnya.
Kedua, pembangunan pipa salur minyak permanen di seluruh jalur produksi guna menekan biaya dan meningkatkan lifting migas.
"Kami tidak ingin terus tambal sulam. Kami ingin membuat lompatan besar dengan mengganti pipa secara permanen. Ini warisan penting untuk anak cucu Siak dan berdampak langsung pada peningkatan PAD," kata Afni.
Ketiga, percepatan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk memilih direksi tetap BSP secara profesional, transparan, dan independen.
Pembenahan Pelabuhan Tanjung Buton
Rangkaian pertemuan ditutup dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, didampingi Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud.
Pembahasan difokuskan pada pembenahan Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) pasca ambruknya infrastruktur pelabuhan.
Afni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membuka lembaran baru dalam pengelolaan pelabuhan.
"Direksi lama sudah kami pecat tidak hormat. Kami siap membenahi dan menjalankan kembali pelabuhan secara amanah sesuai arahan Kementerian Perhubungan," ujarnya.
Pemkab Siak juga memperoleh dukungan untuk pengajuan izin sementara Ship-to-Ship (STS) transfer agar aktivitas pelabuhan kembali berjalan dan ratusan tenaga kerja lokal bisa kembali bekerja.
Selain itu, usulan pembangunan jembatan timbang untuk mencegah Over Dimension Over Load (ODOL) demi menjaga Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah turut mendapat respons positif.
"Kami terus bergerak dan optimistis. Insyaallah masa sulit akan berganti dengan kebangkitan Siak," tutup Afni.