Pencarian

Podcast Kelupas

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Riau, Hotspot Masih Tinggi di Pelalawan

Ahad, 08 Februari 2026 • 08:07:06 WIB
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Petir di Riau, Hotspot Masih Tinggi di Pelalawan
Ilustrasi prakiraan cuaca Riau.

PEKANBARU (RA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan lebat disertai petir dan angin kencang untuk wilayah Provinsi Riau pada Minggu (8/2/2026). Kondisi ini diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari. 

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, menjelaskan bahwa kondisi cuaca Riau secara umum didominasi oleh udara kabur hingga berawan sejak pagi hari.

"Pada pagi hari, cuaca di Riau umumnya udara kabur hingga cerah berawan. Memasuki siang hari, potensi hujan ringan bersifat lokal mulai muncul di beberapa wilayah," ujar Anggun, Minggu pagi.

Ia merinci, hujan ringan pada siang hari berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu. 

Sementara itu, pada sore hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Provinsi Riau.

"Untuk dini hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, serta Kota Pekanbaru," tambahnya.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat waspada terhadap hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi, terutama pada sore dan malam hari.

Secara umum, suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 55–98 persen. Angin bertiup dari arah Utara hingga Tenggara dengan kecepatan sekitar 10–30 km per jam.

Untuk kondisi perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau berada pada kategori rendah, yakni sekitar 0,5 hingga 1,25 meter, sehingga relatif aman bagi aktivitas pelayaran skala kecil.

BMKG juga memantau terdapat 133 titik panas (hotspot) di Sumatera Minggu pagi. Dengan Riau masih menjadi provinsi yang menyumbang hotspot terbanyak. 

"Di Riau terpantau sebanyak 82 titik panas, dan paling banyak berada di Kabupaten Pelalawan," ungkap Anggun.

Anggun menyebutkan, di Kabupaten Pelalawan hotspot terpantau ada 67 titik, kemudian Indragiri Hilir 8 titik, Bengkalis 5 titik, Kepulauan Meranti 1 titik dan Indragiri Hulu 1 titik.

BMKG mengimbau seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat, untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat masih tingginya jumlah hotspot yang terdeteksi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks