Pencarian

Hotman Paris Minta Maaf Usai Ucapannya ke Wartawan Tuai Kecaman

Senin, 20 Juli 2026 • 14:37:00 WIB

JAKARTA (RA) - Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan seluruh organisasi profesi wartawan di Indonesia.

Permintaan maaf itu disampaikan menyusul pernyataannya saat konferensi pers yang dinilai merendahkan martabat dan profesi jurnalis.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Hotman melalui sebuah video pendek yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dikutip Senin (20/7/2026).

“Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya. Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan, ‘lo punya otak gak sih?’,” kata Hotman.

Hotman kemudian menjelaskan kronologi di balik ucapannya tersebut. Menurutnya, pernyataan itu terlontar saat suasana konferensi pers memanas dan dirinya merasa terus dicecar pertanyaan yang dinilai berada di luar kapasitasnya untuk menjawab.

“Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak-balik mengatakan saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, ‘kamu punya otak gak sih?’. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” ujarnya.

Meski memberikan penjelasan mengenai situasi saat kejadian, Hotman tetap menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan yang terlibat dalam insiden tersebut serta seluruh organisasi wartawan di Indonesia.

“Tapi terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya mengatakan permintaan maaf kepada wartawan tersebut dan kepada seluruh organisasi wartawan seluruh Indonesia karena selama ini saya juga sangat dekat kepada semua wartawan,” katanya.

Hotman menegaskan tidak memiliki niat untuk merendahkan profesi wartawan. Menurutnya, ucapan tersebut muncul secara spontan karena terbawa emosi.

“Cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas menjawab, tapi ditanya lagi, ditanya lagi, sehingga saya jadi emosional,” ucapnya.

Berawal dari Konferensi Pers di Kejagung

Ucapan Hotman yang kemudian menuai polemik itu terjadi saat sesi konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (17/7/2026).

Saat itu, Hotman berbicara sebagai kuasa hukum mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, yang dalam materi pemberitaan disebut berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi.

Dalam sesi tanya jawab, terjadi ketegangan antara Hotman dan sejumlah jurnalis. Hotman disebut melontarkan sejumlah pernyataan yang dinilai tidak pantas, mulai dari kalimat “lu punya otak enggak?”, meminta wartawan untuk “shut up”, hingga menyebut jurnalis sebagai “pengecut” apabila tidak berani mempertanyakan persoalan tersebut kepada Mabes Polri.

Ucapan tersebut kemudian memicu reaksi keras dari kalangan pers. Sejumlah organisasi profesi wartawan mengecam sikap Hotman karena dinilai arogan serta merendahkan martabat jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistik.

Organisasi yang menyampaikan kritik antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum), Forum Pemred, hingga Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks