ils/ int

Polisi Curiga Kematian Guru SD di Pekanbaru 

Senin,19 Agustus 2019 - 16:31:13 WIB Di Baca : 1348 Kali

Riauaktual.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan, curiga penyebab kematian seorang guru Sania Putri (23) yang menjadi staf pengajar di SD AL-Azhar, Sabtu (17/8/2019) sekitar puku 22.00 WIB. 

Korban ditemukan tak bernyawa di rumah kos nya Jalan Swakarya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan. 

Meski diduga bunuh diri, Polsek Tampan saat ini sedang mengupayakan agar pihak keluarga mengizinkan agar dilakukan autopsi. 

Loading...

Korban pertama kali ditemukan saksi bernama Yelmita Susanti (45) tetangga kos korban. 

''Pertama ditemukan leher korban terlilit helai kain selendang warna biru,'' kata Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda.

Kronologis korban ditemukan, awalnya pada Sabtu (17/8/2019) malam. Petugas catering datang, namun pintu kamar korban tertutup. Lalu makanan Catering tersebut dititipkan kepada saksi Yelmita. 

Sekitar pukul 20.00 WIB saksi mendatangi kamar korban. Namun pintu masih dalam keadaan tertutup, sementara lampu kamar dalam keadaan mati. 

Kemudian saksi berusaha menggedor pintu kamar, namun tidak ada jawaban.  Sehingga saksi curiga lalu menghubungi putri yang juga penghuni kost tersebut dengan tujuan meminta nomor HP korban.  

Meski dalam keadaan aktif, namun tidak diangkat korban. Sehingga, saksi meminta bantuan kepada Ketua RT dan warga sekitar untuk mendobrak pintu kamar kost korban. 

''Setelah berhasil didobrak, saksi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi leher tergantung di teralis jendela kamar menggunakan selendang warna hijau,'' terang Budhia. 

Untuk memastikan penyebab pasti kematian guru tersebut, penyidik masih menunggu konfirmasi dan persetujuan dari pihak keluarga. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...