Bentang Spanduk Saat Rakor Karhutla, Presma Unri dan Rekannya Dibawa ke Mapolda

Kamis,08 Agustus 2019 - 18:53:04 WIB Di Baca : 342 Kali

Riauaktual.com - Ada aksi mengejutkan dari dua mahasiswa saat rapat koordinasi (Rakor) pencegahan Karhutla Riau, Kamis (8/8/2019) di Gedung Daerah Pekanbaru. Keduanya, sore tadi nekad membentangkan tiga kertas karton berisikan tuntutan. 

Isi bentangan kertas itu, "Kita harus jaga bumi Riau, Polda jangan lagi konkow dengan korporasi, dan cabut Izin pembuka lahan dan korporasi ilegal" pada saat Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo masih memberikan pengarahan terkait penanganan Karhutla Riau. 

Baru saja melakukan aksi itu, petugas Protokol dan ajudan Kapolda Riau langsung merebut paksa kertas karton tersebut. 

Loading...

Merasa dilarang menyampaikan aspirasi nya, Syafrul Ardi Ketua BEM Unri dan rekannya Juni Saputra langsung menyampaikan aspirasi dengan berorasi dihadapkan Forkopimda diantaranya, Gubernur Riau, Kapolda Riau, Danrem 031 Wirabima.  

''Kami minta tangkap korporasi yang melakukan pembakaran hutan dan lahan. Hidup mahasiswa, hidup mahasiswa,'' teriak Syafrul dan Juni. 

Kapolda Riau yang sedang berpidato, kemudian langsung berhenti. Ia lalu mengintruksikan agar kedua mahasiswa tersebut dapat meninggalkan ruang rapat. 

''Keluar kalian, tolong hargai saya. Atau saya ambil tindakan tegas,'' tegas Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo. 

Danrem 031 Wirabima sebagai Komandan Satgas Darat Karhutla Riau, Brigjen TNI Mohammad Fadjar juga merespon dan langsung berdiri dari posisi duduknya. ''Hai kau kayak macam tidak ada tempat lain saja. Ganggu orang saja. Kami punya kepentingan besar di sini, mau rapat. Bodoh kamu,'' kata Danrem. 

Setelah situasi sempat memanas, kedua mahasiswa langsung dipaksa keluar dan dibawa ke Mapolda Riau. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...