ils/ int

Buntut Tujuh Tahanan Kabur dari PN Pelalawan, Kajari dan Kasi Pidum Pelalawan Diperiksa 

Selasa,26 Maret 2019 - 12:58:17 WIB Di Baca : 451 Kali

Riauaktual.com - Akhirnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau mengambil langkah melakukan pemeriksaan terhadap Kajari Pelalawan Nophy Tennophero Suoth dan Kasi Pidana Umum, Agus Kurniawan. Dua Jaksa itu diperiksa untuk mendalami penyebab kaburnya tujuh tahanan dari ruang tahanan Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, beberapa hari yang lalu. 

Hal ini disampaikan Heru Widarmoko sebagai Asisten Pengawas (Aswas) Kejati Riau, Senin (25/3/2019) kemarin. Menurutnya, sehari para tahanan kabur, pihaknya telah melakukan proses pemeriksaan. 

Upaya pemeriksaan ini, kata Heru, bertujuan melakukan klarifikasi dan meminta keterangan sejumlah saksi. 

Loading...

''Kita belum dapat kesimpulan, karena masih proses klarifikasi,'' ungkap Heru. 

Sampai saat ini, kata Heru, pihaknya telah meminta keterangan sebanyak empat orang saksi. 

Heru mengungkapkan, empat saksi itu di antaranya yakni pengawal tahanan dan pejabat struktural terkait pengawalan tahanan pada Kejari Pelalawan. 

Pemeriksaan ini, menurutnya untuk mengetahui bagaimana para pengawal tahanan dalam menjalankan tugas sudah bekerja sesuai Standar Operasioanal Prosedur (SOP) atau tidak. 

''Pemeriksaan ini untuk mendapatkan kesimpulan, apakah peristiwa itu human errorr atau sarana prasarananya yang tidak memadai. Kemudian strukturalnya apakah sudah menjalankan waskat pengawasan melekat gak? Kontrol gak? Kasi Pidum dan Kajari sudah (diklarifikasi),'' jelasnya. 

Pihaknya menargetkan, untuk hasil  pelaksanaan proses klarifikasi ditargetkan rampung pekan depan. Nanti jika ditemukan unsur kelalaian, maka kaya dia, penanganan perkara akan ditingkatkan ke inspeksi kasus. 

''Kalau kesalahan dari petugas dilapangan, pasti ada sangsi. Hasilnya proses klarifikasinya dua minggu,'' ungkapnya. 

Untuk perkembangan proses pencarian, dari tujuh tahanan yang kabur baru tiga orang berhasil ditangkap kembali. Sedangkan sisa empat tahanan masih dilakukan pengejaran oleh Kepolisian, Kejaksaan dan BNNK Pelalawan. 

''Yang Empat tahanan lainnya, masih dalam pengejaran,'' singkatnya. 

Peristiwa kaburnya para tahanan yang akan menjalani persidangan terjadi pada, Selasa (19/3/2019) sekitar pukul 17.30 WIB. Mereka berhasil melarikan diri usai membobol teralis besi di atas kamar mandi ruang tahanan pengadilan. 

Sedikitnya, terdapat 33 orang tahanan dalam ruang tahanan itu. Namun, hanya tujuh orang kabur di antaranya Septian Ade Fernandes (27), Praja Sutanan (33), Junaidi (22), Rian Hidayat (28) dan Eko Siswanto (28). Kelimanya merupakan pesakitan atas perkara narkotika. 

Lalu, dua pesakitan lainnya atas perkara pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yakni Arnius Hulu (22) dan Guntur Saputra (20). Kaburnya para tahanan, diduga karena kelalaian petugas yang melakukan pengawalan baik dari Kejaksaan maupun Kepolisian, mengingat hanya melakukan penjagaan di bagian depan sel tahanan. 

Terhadap para tahanan kabur, APH melakukan pengejaran. Hasilnya, menangkap kembali tiga tahanan bernama Eko Siswanto, Guntur Saputra dan Rian Hidayat. Ketiga ditangkap di tiga lokasi berbeda. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...