Ketua Umum Sunanto

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Kecam Aksi Teroris di New Zealand

Jumat,15 Maret 2019 - 17:36:52 WIB Di Baca : 839 Kali

Riauaktual.com - Pemuda Muhammadiyah langsung menyatakan sikap atas insiden berdarah yang menimpa umat islam di New Zealand, Jum'at (15/3/2019).

Muhammadiyah pun tak segan menyebut tindakan ini merupakan aksi teroris. 

Berikut pernyataan sikap Pemuda Muhammadiyah sebagaimana diterima redaksi :

1. Pemuda Muhammadiyah menilai tindakan pelaku penembakan tersebut sebagai terorisme,dan pelakunya adalah teroris;

2. Pemuda Muhammadiyah mengutuk keras, dan mengecam tindakan terorisme tersebut serta menuntut aparat penegak hukum mengadili pelaku dengan sanksi hukum seberat-beratnya;

3. Kota Christchurch yang terkenal dengan kota sejuta taman, ramah pada pendatang dan damaidalam menjalankan ibadah ternodai oleh aksi teroris biadab yang terkesan dibiarkan oleh pemerintah New Zealand

4. Salah satu teroris penembakan adalah warga Negara Australia Brenton Tarrant pernah menulis manifesto setebal 73 halaman yang menyatakan niat jahatnya. Hal ini tentu diketahui oleh semua orang terutama intelijen New Zealand. Sangat mencurigakan dimana tidak ada
tindakan pencegahan dari pihak terkait

5. Dengan aksi penembakan yang disiarkan langsung oleh pelaku teror tersebut ini membuktikan pemerintah New Zealand. gagal melindungi warga negaranya dan mendeteksi dini kegiatan terorisme di Negara mereka

6. Pemuda Muhammadiyah mendesak agar pemerintah New Zealand menyatakan tindakan
tersebut sebagai tindakan terorisme yang biadab;

7. Pemuda Muhammadiyah menyatakan duka mendalam kepada korban, baik yang telah meninggal, luka-luka, dan yang masih selamat;

8. Pemuda Muhammadiyah meminta dan mendesak Menteri Luar Negeri dalam dalam hal ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Zealand untuk berkoordinasi secara cepat, dan melakukan perlindungan extra bagi warga negara Indonesia yang berada di Mesjid tersebut, dan di wilayah yurisdisi New Zealand; Hal ini dilakukan karena ada lebih kurang 331 Warga Negara Indonesia yang tinggal di Chirstchurch dan 6 WNI diperkirakan berada di lokasi terror tersebut.

9. Pemuda Muhammadiyah berkeyakinan bahwa tindakan terorisme, apapun latar belakang pelaku dan motivnya, tidak bisa dibenarkan dan harus dilawan;

10. Agama Islam dan juga keyakinan agama lain, kami pandang memiliki paham agama yang memuliakan kemanusiaan, mendukung hubungan toleransi (tasamuh), tolong menolong (ta’awun), saling asih dan asuh di tengah kehidupan sosial yang ragam, dan mengecam pembunuhan, estrimisme, dan terorisme. Sehingga tidak ada agama apapun yang mendorong melakukan terorisme;

11. Mengimbau umat Islam di Indonesia dan dimanapun berada, untuk tidak terpancing dengan provokasi dan hal-hal yang tidak produktif. Sebaliknya, mendorong agar umat Islam senantiasa berdo’a dan membangun hubungan sosial yang mulia dan beradab.

Demikian pernyataan sikap PP Pemuda Muhammadiyah terkait tragedi terorisme di New Zealand. Semoga kehidupan berbangsa, dan bernegara dalam lingkup global semakin kondusif.

Fastabiqul Khairat
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Ketua Umum Sunanto
Sekretaris Jendral Dsul Fikar Ahmad T


Sementara menurut New Zaeland Herald, sebanyak 40 orang kehilangan nyawa dalam serangan, 30 di Masjid Al Noor, dan 10 di masjid lain.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut itu sebagai "salah satu hari paling gelap di Selandia Baru". Dia menggambarkan insiden itu sebagai "tindakan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya". (DWI)


 


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com