Pencarian

Podcast Kelupas

Ramuan Nenek Turun Temurun yang Terbukti Ampuh Melawan Virus

Ahad, 22 Maret 2020 • 07:39:17 WIB
Ramuan Nenek Turun Temurun yang Terbukti Ampuh Melawan Virus
Ilustrasi (net)

Riauaktual.com - Di tengah kebingunan untuk mengobati virus corona, Lalit Raizada teringat kebiasaan masa kecil. Dia selalu dipaksa menelan ramuan setiap menjelang tidur.

Lalit Raizada adalah seorang jurnalis yang berbasis di India. Dia membagikan kisah masa kecilnya tentang ramuan tradisional. Obat tradisional itu lebih dikenal dengan "ramuan nenek". 

Berikut tulisan selengkapnya sebagaimana dikutip dari Gulf News:

Di masa kecilku, ketika aku bersiap-siap masuk selimut untuk tidur, ibuku memaksakan ramuan buatan sendiri ke kerongkonganku. 

Cairan yang tidak sedap dimaksudkan untuk mengusir hawa dingin dan batuk yang akan mencengkeram saya. Juga saudara-saudara saya pada saat pergantian musim.

Influenza, tepatnya flu, sudah jadi langganan kami sekali pada Oktober-November. Sekali lagi pada Februari-Maret. Ramuan itu juga digunakan ketika campak, malaria, cacar air menimpa sebagian besar populasi di beberapa bagian negara.

Aku sangat membenci 'kaadha' (ramuan) suam-suam kuku. Saat aku melihat ibuku, aku akan menarik selimut menutupi wajahku. Tetapi saya tidak melawan. Meskipun efek cabai disebabkan oleh bahan-bahan di tenggorokan, saya harus menelannya dengan cepat.

Itu adalah hari-hari ketika obat buatan rumah, lebih dikenal sebagai 'resep Nenek' memegang kendali. Paman dan sepupu saya dalam keluarga adalah praktisi medis, tetapi kami jarang minum obat allopathic.

Nenek saya akan mengikat tablet kapur barus yang dibungkus kain di lenganku. Beberapa tablet dimasukkan ke dalam wadah air minum kami. Itu merawat bakteri yang ditularkan melalui air.

Ramuan yang terbuat dari jahe, cengkeh, kapulaga, lada hitam, kayu manis, daun kemangi, sejumput bubuk kunyit dan garam, dan jaggery/gula membuat dingin dan Coryza tetap tenang. Pada malam yang dingin atau hari hujan, obat cair ini wajib.

Kemudian, saya mengembangkan rasa untuk itu dan itu menjadi komponen penting dari teh pagi saya. Latihan berlanjut hari ini. Syukurlah, 'teh jahe' menjadi kegemaran, terutama bagi mereka yang memiliki masalah tenggorokan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks