MANADO (RA) - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri pembukaan Konsultasi Nasional Pemuda Gereja di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Puan menyampaikan pesan mendalam agar generasi muda berani memperjuangkan keadilan, menegakkan kebenaran, serta menjadi agen perubahan di tengah dinamika zaman.
Dalam sambutannya, Puan menggarisbawahi pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman sebagai pilar Bhinneka Tunggal Ika. Menyinggung momentum Sumpah Pemuda, ia mengingatkan bahwa perubahan besar dalam sejarah bangsa selalu dihela oleh keberanian generasi muda.
"Pemuda tidak cukup hanya menjadi penerima informasi atau pengguna teknologi. Pemuda perlu memiliki kemampuan berpikir kritis untuk membedakan fakta dari manipulasi serta bahaya hoaks berbasis kecerdasan buatan (AI)," ujar Puan.
Mengangkat tema kegiatan ‘Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran’, Puan menekankan bahwa nilai-nilai keimanan dan falsafah daerah seperti Si Tou Timou Tumou Tou harus diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Terang tidak hanya bersinar di dalam ruang pertemuan atau kegiatan organisasi, tetapi harus menjangkau tempat-tempat di mana masyarakat menghadapi kesulitan dan ketidakadilan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rio Dondokambey menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Puan Maharani dalam forum nasional yang sempat vakum selama beberapa tahun ini, serta berharap arahan Ketua DPR menjadi panduan dalam penyusunan program kerja pemuda ke depan.
Didampingi sejumlah pimpinan Komisi DPR RI, kedatangan Puan disambut hangat oleh Ketua Panitia Konsultasi Nasional.