PEKANBARU (RA) - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menemui masyarakat Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Sabtu (7/11/2026). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda reses untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan langsung keluhan warga.
Dalam kegiatan yang berlangsung di RT 3 RW 3 itu, Azwendi didampingi Wakil Ketua DPC Demokrat Pekanbaru, Torri TW. Kedatangannya disambut Lurah Simpang Tiga Harmen, Ketua LPM Bukit Raya Aleksandra, Ketua Forum RT/RW Bukit Raya Sabarudin, Ketua LPMK Simpang Tiga Hamizul, Ketua Forum RT/RW Simpang Tiga Sapta, serta Ketua RT 3 Anto Tanjung.
Sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari infrastruktur, kebersihan lingkungan, hingga penanganan banjir yang masih menjadi perhatian masyarakat.
Ketua LPM Bukit Raya, Aleksandra, menyampaikan apresiasi atas realisasi aspirasi masyarakat berupa semenisasi jalan di sejumlah titik yang telah dikerjakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Namun, warga masih menantikan penyelesaian pengerjaan aliran air di Jembatan Labersa yang diharapkan dapat mengurangi banjir di Jalan Unggas. Selain itu, masyarakat juga menunggu rencana pembangunan parit gajah sepanjang 1.600 meter.
Salah seorang warga, Ika Rahayu, mengaku merasakan perubahan setelah sejumlah aspirasi masyarakat direalisasikan pemerintah.
"Kalau sekarang saya merasakan dampak baiknya, terutama jalanan. Biasanya tidak tersentuh, sekarang sudah mulus dan banjir berkurang. Sekolah tidak dibebankan baju seragam lagi karena sekarang dapat bantuan dari Pemko Pekanbaru," ungkapnya.
Ia juga menyebut sejumlah program lain yang dirasakan masyarakat, seperti kelancaran insentif kader Posyandu dan bantuan pemerintah lainnya.
"Kader Posyandu insentif sudah lancar, yang biasanya bekerja sosial. Ada beberapa bantuan lagi yang telah dirasakan, pokoknya the best-lah," tambahnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Tengku Azwendi mengatakan berbagai program yang telah dirasakan masyarakat merupakan tindak lanjut dari keluhan dan kebutuhan warga.
"Apa-apa yang telah bapak ibu rasakan itu semuanya dikerjakan berdasarkan keluhan, aspirasi, dan keinginan dari bapak ibu semua. Agar persoalan yang bapak ibu rasakan dapat teratasi," kata Azwendi.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 112 milik Pemko Pekanbaru sebagai saluran pengaduan masyarakat yang beroperasi selama 24 jam.
Melalui layanan tersebut, warga dapat melaporkan berbagai kejadian maupun persoalan yang membutuhkan penanganan pemerintah.
Azwendi menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut akan diteruskan kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti.
"Maka kita harus mendukung Pemko Pekanbaru dalam menyukseskan program-program yang pro masyarakat. Aspirasi yang bapak ibu sampaikan hari ini akan kita teruskan untuk segera direalisasikan," tutupnya.