Pencarian

Podcast Kelupas

Polda Riau-TNI-BPBD Patroli Udara Pantau Titik Rawan Karhutla

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 20:07:44 WIB
Polda Riau-TNI-BPBD Patroli Udara Pantau Titik Rawan Karhutla
Polda Riau-TNI-BPBD lakukan patroli pantau titik rawan karhutla.

ROHIL (RA) - Polda Riau bersama TNI dan BPBD memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Patroli udara dan darat dilakukan untuk mendeteksi titik api sekaligus memetakan wilayah yang rawan terbakar. Patroli udara dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi.

Sejumlah pejabat turut dalam pemantauan tersebut, di antaranya Irdam XIX/Tuanku Tambusai, Kalaksa BPBD Riau M Edy Aprizal, Irwasda Polda Riau Kombes Ino Harianto, Karoops Polda Riau Kombes Edison LB Sitanggang, serta personel Bidhumas Polda Riau.

Dari udara, tim memantau sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla. Salah satunya Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Pemantauan kemudian dilakukan di Kecamatan Sinaboi dan Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi turut mendampingi kegiatan di lapangan.

Brigjen Hengki mengatakan patroli tersebut dilakukan untuk memetakan wilayah yang berpotensi terjadi karhutla. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan di Kecamatan Pasir Limau Kapas.

"Di mana saat ini kami berkolaborasi bersama-sama, baik itu TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), termasuk masyarakat lokal sedang melakukan pemadaman api," kata Hengki.

Hengki menyebut api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas gabungan masih bersiaga untuk melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api.

"Hasil deteksi kami saat ini hotspot yang menjadi perhatian bahwa area yang terdampak adalah 5-6 hektare sekarang sudah berhasil dipadamkan dan saat ini dilakukan pendinginan," jelasnya.

Patroli udara dan pemantauan darat akan terus dilakukan di sejumlah wilayah Riau. Langkah tersebut untuk memastikan tidak terjadi peningkatan hotspot dan kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

Polda Riau menegaskan sinergi antara Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, MPA, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks