PEKANBARU (RA) – Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) terpilih yang juga Datuok Bosagh Rantau Kampar Kiri, H Marwas, menyampaikan apresiasi atas pertemuan tokoh adat dan tokoh masyarakat dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait pembangunan jembatan penghubung Rumbio-Pulau Payung, Kabupaten Kampar.
Marwas menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat Rumbio yang telah menantikan keberadaan jembatan tersebut selama delapan tahun.
“Sangat mengapresiasi pertemuan tokoh adat serta tokoh masyarakat dengan Gubernur Riau dalam rangka memperjuangkan kepentingan masyarakat atas pembangunan jembatan penghubung yang sudah diimpi-impikan masyarakat Rumbio selama ini,” ujar Marwas.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang lebih mudah.
Karena itu, Marwas berharap Pemprov Riau bersama Pemkab Kampar dapat duduk bersama untuk mencarikan solusi agar pembangunan jembatan yang telah lama terhenti tersebut dapat kembali dilanjutkan.
“Kami selaku Datuok Bosagh Rantau Kampar Kiri sekaligus sebagai Ketua LAK Kampar terpilih tentu sangat berharap kepada Pemprov dan Pemda Kampar agar dapat mencarikan solusi untuk dapat terealisasi apa yang menjadi harapan anak kemenakan kami yang sudah menunggu selama delapan tahun terhadap jembatan tersebut,” katanya.
Marwas menyebut masyarakat Rumbio telah cukup lama menunggu penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan kepada pemerintah dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret.
Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap perhatian SF Hariyanto terhadap kebutuhan masyarakat Riau. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat menjadi harapan baru bagi kelanjutan pembangunan jembatan tersebut.
“Kami yakin dan percaya dengan kepedulian Bapak Gubernur terhadap masyarakat Riau yang sudah kita rasakan selama ini. Kami sangat yakin di tangan dingin beliau selaku pemimpin kita, apa yang masyarakat impikan akan dapat terwujud,” tuturnya.
Marwas berharap sinergi antara Pemprov Riau dan Pemkab Kampar dapat segera menghasilkan solusi, sehingga pembangunan jembatan Rumbio-Pulau Payung tidak kembali tertunda dan manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.