Pencarian

Podcast Kelupas

Gunung Marapi Erupsi, Highlands Fest di Bukittinggi Diwarnai Hujan Abu

Ahad, 27 September 2026 • 06:50:00 WIB
Gunung Marapi Erupsi, Highlands Fest di Bukittinggi Diwarnai Hujan Abu
Lava pijar terlihat keluar dari kawah Gunung Marapi saat erupsi pada Sabtu (26/9/2026) malam, berdasarkan rekaman CCTV BPBD Kabupaten Tanah Datar. (Foto: Istimewa)

BUKITTINGGI (RA) - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi, Sabtu (26/9/2026) malam. Erupsi yang terjadi sekitar pukul 21.40 WIB itu memicu dentuman dan suara gemuruh yang terdengar hingga sejumlah wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

Tak hanya mengagetkan warga, erupsi tersebut juga diikuti hujan abu vulkanik di sejumlah daerah. Bahkan, hujan abu dilaporkan terjadi saat konser Highlands Fest berlangsung di Lapangan Kantin, Kota Bukittinggi.

Sejumlah penonton konser disebut terdampak hujan abu. Abu vulkanik juga terlihat menempel pada kendaraan dan pakaian warga yang berada di sekitar lokasi.

Erupsi Gunung Marapi terjadi di tengah situasi kebencanaan yang masih menjadi perhatian di Sumatera Barat.

Sebelumnya, bencana alam galodo juga melanda Kabupaten Solok dan dilaporkan menyebabkan rumah warga tersapu material serta menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu, Petugas Pos Pengamat Gunungapi (PGA) Marapi, Bilal Allegra Munbaits, mengatakan tinggi kolom abu erupsi tidak dapat diamati karena letusan berlangsung pada malam hari.

Namun, aktivitas erupsi terekam jelas pada seismograf dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 19 detik.

"Erupsi terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 19 detik," kata Bilal.

Highlands Fest di Bukittinggi Diwarnai Hujan Abu

Dentuman dan gemuruh akibat erupsi terdengar hingga permukiman warga. Yulisman, warga Nagari Sariak, mengaku mendengar suara dentuman disertai gemuruh dari arah Gunung Marapi.

" Terdengar dentuman disertai gemuruh dari arah Gunung Marapi. Posisi Nagari Sariak," ujarnya.

Hujan abu turut dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Agam. Warga menyebut abu vulkanik mengguyur kawasan Madang, Gobah, Simpang Bukik, Sungai Pua, Lasi, Canduang, Bukik Batabuah hingga Ampek Angkek.

"Ada laporan hujan abu di Bukik Batabuah, Lasi, Sungai Pua dan sekitaran Ampek Angkek," kata Yendra, warga Agam.

Kondisi tersebut membuat warga di sejumlah wilayah harus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak erupsi, terutama hujan abu vulkanik.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas Gunung Marapi masih menjadi perhatian petugas pengamatan gunungapi dan instansi terkait.

Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Marapi serta memperhatikan arahan petugas apabila terjadi peningkatan aktivitas maupun dampak erupsi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks