KAMPAR (RA) – Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Universitas Riau (UNRI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar yang merupakan bagian dari Dies Natalis Program Pascasarjana yang ke-24.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penanaman pohon buah-buahan berupa durian dan kelengkeng serta pembagian bibit kepada masyarakat.
Program ini melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, pemerintah desa, hingga Puskesmas Pulau Gadang sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Efriyeldi, M.Si, mengatakan penanaman pohon menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian akademisi terhadap pelestarian lingkungan.
Menurutnya, pohon yang ditanam merupakan tanaman multifungsi yang tidak hanya berperan menjaga keseimbangan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
"Kegiatan ini bertujuan menjaga lingkungan agar tetap lestari. Selain itu, pohon yang ditanam memiliki banyak manfaat sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hasil buahnya, kami juga melaksanakan kegiatan ini dalam menyambut Dies Natalis Program Pascasarjana Universitas Riau yang ke 24 sehingga dalam ulang tahun ini dapat memberi manfaat baik bagi masyarakat" kata Efriyeldi, Sabtu (18/7/2026).
Ia berharap bibit yang telah diserahkan dapat ditanam, dirawat, dan dipelihara dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang.

Kepala Desa Koto Masjid, Ahmad Alihanafia yang diwakili Sekretaris Desa Koto Masjid, Genefer Siddik, S.Pi, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Riau yang telah memilih desanya sebagai lokasi kegiatan pengabdian masyarakat.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman pohon, tetapi juga berlanjut dalam penyelesaian berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi desa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Program Studi S3 Ilmu Lingkungan Universitas Riau. Mudah-mudahan kegiatan ini memiliki tindak lanjut, terutama dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan di Desa Koto Masjid. Dengan lingkungan yang terjaga, tentu kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat," katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Puskesmas Pulau Gadang, Lidia Novita, SKM. Menurutnya, penanaman pohon di lingkungan puskesmas akan menciptakan suasana yang lebih hijau, asri, dan nyaman.
"Program pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat bagi lingkungan puskesmas. Kami berharap ke depan Puskesmas Pulau Gadang menjadi lebih hijau, lebih asri, sekaligus memberikan nilai tambah bagi puskesmas," ujarnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut juga melibatkan alumni Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Riau. Perwakilan alumni, Dr. Ir. Abdilah Lbs, menyebut keterlibatan tersebut menjadi bentuk pengabdian melalui ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
"Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, kami para alumni sengaja dilibatkan agar ilmu pengetahuan yang telah kami peroleh selama menempuh pendidikan doktor dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Koto Masjid dan Puskesmas Pulau Gadang yang telah memberikan kesempatan untuk berbagi," ujarnya Abdilah.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa S3 Kesehatan Lingkungan, dr.Siska Hidayani, M.Kes bersama dengan perwakilan mahasiswa S3 Djono A. Burhan, S.Kom, MMgt (Int. Bus), CC, CL dan Dewi Susanti, SE, MM, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Koto Masjid dan Puskesmas Pulau Gadang yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
Menurut dr. Siska, kualitas lingkungan memiliki hubungan yang sangat erat dengan kesehatan masyarakat sehingga upaya menjaga lingkungan menjadi langkah penting dalam mencegah berbagai penyakit.
"Kami menyadari bahwa banyak permasalahan kesehatan di masyarakat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Karena itu, melalui kegiatan penanaman pohon dan edukasi lingkungan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan demi terciptanya kehidupan yang lebih sehat," kata Siska.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Riau berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan alumni dapat terus diperkuat untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, hijau, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.