Pencarian

Podcast Kelupas

Karhutla Hanguskan 108 Hektare Lahan di Rupat Bengkalis

Senin, 08 Juni 2026 • 05:53:00 WIB
Karhutla Hanguskan 108 Hektare Lahan di Rupat Bengkalis
Banyaknya batang kayu tumbang di jalur menuju lokasi kebakaran menghambat mobilitas personel.

PEKANBARU (RA) - Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, tercatat mencapai sekitar 108 hektare berdasarkan hasil pemetaan menggunakan drone.

Meski demikian, upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan menunjukkan perkembangan positif dengan berhasil dituntaskannya dua sektor utama yang sebelumnya masih menyisakan titik api dan asap.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang membantu percepatan penanganan karhutla di lapangan.

"Untuk Rupat, dari hitungan drone luas area terbakar sekitar 108 hektare. Operasi hari ini berprogres bagus. Dari subuh sampai pukul 12 siang ada gerimis di lokasi yang membantu pemadaman, ditambah kondisi angin yang tidak kencang," kata Ferdian, Minggu (7/6/2026).

Menurut Ferdian, operasi pemadaman dibagi ke dalam dua sektor karena masih terdapat dua kawasan yang mengeluarkan asap dan berpotensi memunculkan titik api kembali.

Di sektor kiri, empat tim Manggala Agni Daops Siak bersama dua tim bantuan dari Kota Jambi melakukan penyisiran menyeluruh pada sekat bakar yang telah dibuat sebelumnya.

Tim juga memperdalam sekat menuju bagian tengah area terbakar untuk mempercepat pengendalian api.

Strategi estafet air dari embung diterapkan secara intensif hingga petugas berhasil menjangkau titik api terakhir dan menghubungkannya dengan sekat bakar milik PT SRL.

Sementara itu, pada sektor kanan, satu tim Daops Siak bersama dua tim Daops Muara Tebo melakukan operasi pemadaman hingga pukul 19.00 WIB.

Tim memanfaatkan sistem estafet air menggunakan collapsible tank dan sekitar 40 rol selang guna menjangkau titik api yang berada jauh di dalam area kebakaran.

"Final progres sisi kanan dan kiri tuntas. Besok pagi kami akan melanjutkan operasi dengan konsentrasi pada pulau-pulau api kecil yang masih tersisa di bagian tengah area kebakaran," ujarnya.

Meski progres pemadaman menunjukkan hasil yang baik, petugas masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Banyaknya batang kayu tumbang yang melintang di jalur menuju lokasi kebakaran menghambat mobilitas personel, distribusi logistik, serta pengangkutan peralatan pemadam.

Ferdian menambahkan, dukungan alat berat dari pihak perusahaan turut berperan penting dalam mempercepat penanganan karhutla.

"Siang hari kami terbantu dengan satu alat berat perusahaan yang membantu membuka akses dan membuat embung estafet untuk mendukung operasi pemadaman," jelasnya.

Dengan tuntasnya penanganan di dua sektor utama, tim gabungan kini memfokuskan upaya pada pendinginan serta pemadaman sisa titik api kecil yang masih tersebar di bagian tengah area kebakaran.

"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api aktif yang berpotensi memicu kebakaran susulan di kawasan seluas 108 hektare tersebut," tutupnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks