Pencarian

Podcast Kelupas

PT TPP Kerahkan Tim dan Alat Berat Bantu Atasi Karhutla di Inhu

Selasa, 11 Agustus 2026 • 12:58:13 WIB
PT TPP Kerahkan Tim dan Alat Berat Bantu Atasi Karhutla di Inhu
PT TPP kerahkan tim atasi karhutla di Inhu.

INHU (RA) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mendorong berbagai pihak melakukan penanganan secara bersama.

Salah satunya dilakukan PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) dengan mengerahkan personel dan peralatan untuk membantu pemadaman karhutla di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Dukungan tersebut dilakukan di Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, dan Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat.

Kedua lokasi tersebut masing-masing berjarak sekitar 14 kilometer dan 27 kilometer dari area operasional PT TPP.

Perusahaan mengerahkan enam personel dari Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD) Fire Prevention yang dikoordinasikan PIC Sustainability PT TPP, Wisnu Prayogo.

Di Desa Danau Baru, personel PT TPP bersama unsur terkait melakukan upaya pemadaman sejak 4 Agustus 2026.

Setelah kondisi kebakaran di lokasi tersebut berhasil dikendalikan, personel kemudian dialihkan untuk membantu penanganan di Desa Sungai Guntung Hilir.

Hingga Senin (10/8/2026), tim TKTD PT TPP masih berada di lapangan untuk membantu proses pemadaman di Sungai Guntung Hilir.

Penanganan dilakukan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama perusahaan lain, aparat TNI dan Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Manggala Agni.

Selain personel, PT TPP juga menambah dukungan berupa satu unit mini excavator. Alat berat tersebut mulai diturunkan ke lokasi pada Sabtu (8/8/2026).

Mini excavator digunakan untuk membantu pembuatan sekat bakar serta mendukung penggalian sumber air yang dibutuhkan dalam proses pemadaman.

Langkah tersebut dilakukan karena penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman titik api. Ketersediaan sumber air, akses menuju lokasi, serta upaya mencegah api kembali meluas juga menjadi bagian penting dalam proses penanganan.

Administratur PT TPP, Victor Aybund, mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penanganan karhutla sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

"Kami berupaya hadir ketika dibutuhkan. Personel dan peralatan yang kami miliki, kami kerahkan untuk membantu proses pemadaman bersama seluruh pihak di lapangan. Untuk di Danau Baru, alhamdulillah sudah berhasil dikendalikan, dan saat ini dukungan kami difokuskan untuk membantu penanganan di Sungai Guntung Hilir," ujar Victor, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat.

Karena itu, koordinasi dan kolaborasi dinilai penting agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.

"Kami berharap sinergi seluruh pihak dapat mempercepat proses pemadaman dan mencegah kebakaran meluas. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga wilayah ini agar dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan," katanya.

PT TPP menyebut kesiapsiagaan menghadapi karhutla telah dilakukan sebelum terjadinya kebakaran pada Agustus 2026.

Memasuki periode musim kemarau, perusahaan memperkuat Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, melakukan pengecekan personel dan peralatan pemadaman, patroli di wilayah yang dinilai memiliki potensi rawan kebakaran, serta meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.

Kesiapsiagaan juga diperkuat melalui apel siaga karhutla dan peningkatan kapasitas tim di lapangan.

Upaya tersebut diarahkan agar personel tidak hanya siap ketika kebakaran terjadi, tetapi juga mampu memberikan respons secara cepat ketika menemukan potensi api sejak dini.

Dalam penanganan karhutla, PT TPP juga mengedepankan kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan dan pihak terkait lainnya.

Bagi perusahaan, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

Penanganan karhutla di Inhu menunjukkan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam menghadapi kebakaran di lapangan.

Personel dari berbagai unsur bergerak dalam koordinasi untuk mengendalikan api, sementara dukungan sarana dan prasarana menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan.

PT TPP menjadi salah satu pihak yang memberikan dukungan melalui pengerahan tim TKTD dan peralatan, termasuk mini excavator untuk membantu pengendalian api di lapangan.

Perusahaan menyatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional, sejalan dengan komitmen menjaga keberlangsungan kegiatan operasional sekaligus memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

Melalui semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia”, PT TPP mendorong kerja sama lintas pihak dalam menghadapi ancaman karhutla.

Sebab, penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berkaitan dengan memadamkan api, tetapi juga mencegah penyebaran serta menjaga lingkungan agar tetap aman bagi masyarakat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks