PEKANBARU (RA) - Masyarakat Kota Pekanbaru, diimbau tidak perlu panik dan khawatir terhadap ketersediaan minyak goreng Minyakita di pasaran.
Walaupun belakangan sempat langka dan harga melonjak di pasaran, kini pasokan dan harga minyak goreng curah tersebut sudah stabil.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Pekanbaru, Adrizal mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan dan pengecekan ke sejumlah pasar tradisional.
Secara umum pasokan Minyakita sudah kembali normal di pasaran. Harga yang dijual pedagang juga sudah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp15.700 per liter.
"Minyakita harga di pasar-pasar sudah sesuai HET. Pasokan sudah stabil, jadi masyarakat tidak perlu khawatir," kata Adrizal, Selasa (26/5/2026).
Pasokan Minyakita ke Pekanbaru beberapa waktu lalu sempat terganggu sehingga alami kelangkaan di pasaran.
Kondisi ini membuat Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Indra Wijayanto dan didampingi rombongan Satgas Pangan, mengecek Minyakita di pasar tradisional, Senin (11/5/2026) kemarin.
Indra Wijayanto mendapati harga minyak goreng Minyakita dijual Rp20.000 per liter. Pemantauan dilakukan di Pasar Pagi Arengka dan Pasar Dupa.
Di kedua pasar tersebut, Direktur Ketersediaan Pangan Indra Wijayanto turun bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Adrizal, Kadis Perindag Yulianis, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau Kepii Dani Satrio, Kabid Pangan DPTPH Provinsi Riau, Wiwik Suryani juga jajaran Disperindag Provinsi Riau.
Indra menemukan pedagang yang menjual Minyakita seharga Rp20.000 per liter. Dari sana, dia menelusuri dari mana asal Minyakita tersebut, hingga diketahui kalau itu didapatkan dari pedagang yang juga menjual di Pasar Pagi Arengka.