Pencarian

Podcast Kelupas

Menata Arah, Menguatkan Prestasi Koni Riau

Jumat, 13 Februari 2026 • 19:47:44 WIB
Menata Arah, Menguatkan Prestasi Koni Riau

PEKANBARU (RA) – Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) sebagai forum tertinggi dalam struktur organisasi olahraga daerah kembali menjadi sorotan. 

KSMI (Minisoccer) Riau menegaskan bahwa kepastian jadwal dan tahapan Musorprov sangat penting demi menjaga stabilitas organisasi dan keberlanjutan pembinaan prestasi olahraga di Provinsi Riau.

Ketua KSMI Riau, Tengku Afuarahim menegaskan bahwa bahwa setiap penundaan agenda strategis seperti Musorprov memiliki implikasi terhadap stabilitas, legitimasi, serta kepercayaan insan olahraga di daerah. 

Menurutnya, kepastian bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan bentuk penghormatan terhadap prinsip demokrasi organisasi.

"Kepastian adalah pondasi bagi terciptanya stabilitas. Tanpa kepastian, ruang spekulasi akan terbuka, tanpa transparansi, kepercayaan dapat tergerus," ujar pria yang akrab disapa Rohim itu, Jumat (13/2/2026).

Rohim menegaskan pihaknya tetap menghormati dinamika yang terjadi dalam tubuh organisasi. Namun, pohaknya mendorong agar seluruh proses Musorprov berjalan secara terbuka, komunikatif, serta berlandaskan pada AD/ART organisasi. 

Kepastian jadwal dan tahapan dinilai penting untuk memastikan arah pembinaan olahraga tetap terjaga dan tidak terhambat oleh ketidakpastian struktural.

Dalam konteks pelaksanaan Musorprov, KSMI Riau juga menyoroti peran strategis Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). 

KSMI Riau menilai TPP harus menjaga netralitas dan independensi secara utuh, serta memastikan seluruh proses berlangsung objektif dan profesional.

“Kualitas demokrasi olahraga sangat ditentukan oleh integritas prosesnya. Tidak boleh ada ruang keberpihakan ataupun kepentingan yang berpotensi mencederai integritas organisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia menyatakan bahwa kepemimpinan olahraga harus lahir dari mekanisme yang bersih, adil, dan bermartabat. 

Kepemimpinan tidak hanya memenuhi prosedur formal, tetapi juga harus memiliki legitimasi moral dan organisatoris yang kuat demi keberlanjutan program pembinaan, peningkatan prestasi, serta penguatan soliditas antar cabang olahraga.

Lanjutnya, olahraga dibangun di atas nilai kejujuran, sportivitas, dan integritas. Oleh sebab itu, proses organisasi pun harus mencerminkan nilai-nilai tersebut. 

Mereka mengingatkan agar dinamika struktural tidak mengaburkan tujuan utama olahraga, yakni membina atlet, meraih prestasi, dan menjaga marwah olahraga Riau.

“Kami percaya momentum tidak akan menunggu. Atlet terus berlatih, kompetisi terus berjalan, dan publik terus menilai. Sudah sepatutnya olahraga Riau dikelola dengan kedewasaan, kepastian, dan komitmen terhadap tata kelola yang profesional,” pungkasnya.

KSMI/Minisoccer Riau menegaskan berdiri pada prinsip bahwa kepastian, netralitas, dan objektivitas merupakan fondasi lahirnya kepemimpinan yang sah dan berintegritas, karena yang dipertaruhkan bukan sekadar jabatan, melainkan marwah dan masa depan olahraga Riau.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks