Hari Santri 2026, Puan Minta Pemerintah Libatkan Santri dalam Pembangunan

Jumat, 23 Oktober 2026 | 04:11:00 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: Biro Pemberitaan Parlemen)

JAKARTA (RA)  - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah pusat dan daerah membuka ruang bagi santri untuk terlibat dalam pembangunan, mulai dari pemetaan persoalan masyarakat hingga perumusan kebijakan.

Pesan itu disampaikan Puan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para santri, kiai, nyai, ustaz, ustazah, serta keluarga besar pesantren yang berperan dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Puan mengatakan, santri memiliki semangat perjuangan yang diwarisi dari sejarah bangsa, termasuk Resolusi Jihad yang diserukan KH Hasyim Asy'ari dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata santri dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.

Sejalan dengan tema Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas, Puan menilai pemerintah perlu memberi kepercayaan kepada santri untuk menyampaikan gagasan dan terlibat dalam proses pengambilan kebijakan.

“Banyak gagasan lahir dari pengalaman santri mendampingi masyarakat. Pemerintah perlu mendengarnya dengan sungguh-sungguh dan membantu gagasan yang baik memperoleh jalan untuk diwujudkan,” ujar Puan dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026) kemarin.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu juga menekankan pentingnya menjadikan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan, termasuk pesantren di daerah terpencil yang masih memiliki keterbatasan akses dan jaringan.

Puan berharap dukungan pemerintah terhadap pesantren dan santri dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya pada momentum peringatan Hari Santri.

Ia menegaskan, DPR RI akan terus mengawal kebijakan dan dukungan negara agar santri memiliki kepastian masa depan serta kesempatan yang luas untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Tags

Terkini

Terpopuler