6 Fakta Kasus Perampokan Sadis di Ayu Salon, Siak Hulu, yang Nomor 5 Bikin Ngilu

Selasa,12 September 2017 - 00:49:42 WIB Di Baca : 49205 Kali

Riauaktual.com - Aksi perampokan sadis di Ayu Salon, Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Minggu (10/9/2017) siang, telah menggegerkan warga Pekanbaru dan sekitarnya.

Betapa tidak, aksi dua orang lelaki ini tergolong nekat.

Selain itu, luka yang dialami korban juga membuat ngilu dan miris.

Berikut 6 Fakta Kasus Perampokan Sadis di Ayu Salon yang dikutip dari Tribun Pekanbaru dari sejumlah keterangan saksi mata.

1. Berlangsung siang bolong

Insaf Fitra Laia, saksi mata, kepada Polsek Siak Hulu bercerita, siang itu ia disuruh Yayu Wasita boru Gultom (35) tahun, pemilik salon untuk menaruh handuk bekas pakai potong rambut ke lemari dekat tangga bagian belakang ruko.

Tak lama berselang, ia pun mendengar Yayu berteriak minta tolong.

2. Pekerja salon semuanya wanita

Korban dugaan perampokan sadis Ayu Salon, diketahui hanya memiliki karyawan perempuan pada usaha salon yang dibukannya di Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Kondisi itu yang kemungkinan menjadikan pelaku dengan leluasa melukai korban dengan parang.

3. Pura-pura potong rambut

Menurut Insaf Fitra Laia, saksi mata, kepada Polsek Siak Hulu, saat ia disuruh menaruh handuk bekas pakai potong rambut ke lemari dekat tangga bagian belakang ruko, saat itu Yayu Wasita boru Gultom (35) tahun, pemilik salon sedang memotong rambut seorang lelaki yang diduga kuat adalah pelaku perampokan sadis.

4. Jumlah pelaku dua orang
Kepala Polres Kampar, AKBP Deni Okvianto melalui Kepala Kepolisian Sektor Siak Hulu, Kompol. Vera Taurensa mengatakan, pihaknya masih mengejar pelaku.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Minggu petang, ‎Vera menyebut pelaku yang diduga kuat sebanyak dua orang pria.

5. Sayat wajah dan tubuh korban

Tak hanya wajah, sejumlah bagian tubuh Ayu, korban perampokan sadis di Jalan Pasir Putih, Siak Hulu juga mengalami luka.

Pihak keluarga Ayu, Kiki Perawati, menuturkan punggung dan perutnya juga kena bacok.

6. Tinggalkan barang bukti tas berisi senjata tajam dan pakaian

Kepala Polres Kampar, AKBP. Deni Okvianto melalui Kepala Kepolisian Sektor Siak Hulu, Kompol. Vera Taurensa dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Minggu petang, belum menyebut benda tertentu yang dibawa pelaku dari lokasi.

Diantaranya, sebuah parang berlumur darah, sepasang sendal warna hitam serta tas ransel warna biru.

Di dalam tas ransel yang diamankan terdapat beberapa helai pakaian dan sarung.

Hingga saat ini, dua orang pelaku perampokan sadis itu masih terus diburu polisi

Share Tweet Google + Cetak

Loading...
Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com