Presiden Minta Aparat Proses Serius Korporasi dan Individu Pelaku Karhutla 

Selasa,17 September 2019 - 20:55:35 WIB Di Baca : 377 Kali

Riauaktual.com - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, Presiden Jokowi meminta agar pihak aparat menuntaskan penanganan hukum terhadap Korporasi dan Individu yang melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. 

Bahkan, Jokowi menekankan agar dilakukan pencegahan sejak dini untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. 

Jokowi juga menegaskan aksi mengatasi Karhutla ini, jangan hanya melakukan rapat. 

Loading...

''Jangan hanya rapat, kalau sudah nampak mau musim kemarau. Otomatis semua pihak harus siap,'' tegas orang nomor satu di Pemerintahan Indonesia ini. 

Ia mengulang kembali pesannya beberapa waktu lalu. Bahwa ia mengingatkan kembali tentang pentingnya pencegahan karhutla saat rapat di Istana Negara, pada 15 Juli 2019 lalu.

''Hal ini sudah saya sampaikan saat di istana saya bahwa pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan adalah mutlak untuk dilakukan,'' kata Jokowi. 

Menurutnya, jika melihat pengalaman dimasa lalu, tentunya, sangat sulit melakukan pemadaman, apabila telah terjadi kebakaran hutan dan lahan. 

Sedangkan kegiatan Jokowi pada Selasa (17/9/2019) tadi. Presiden dan rombongan melakukan kunjungan ke Desa Merbau, di Pelalawan. 

Sebelumnya, Jokowi dan rombongan melakukan solat Istisqo di Mesjid Amrullah, Lanud Roesmin Nurjadin bersama Forkopimda dan masyarakat. 

Usai solat, Jokowi sempat melakukan sesi wawancara. Ia mengatakan, bahwa segala usaha sudah dilakukan tim dilapangan. 

''Kemarin sudah saya perintahkan juga, agar menambah pasukan. Kemarin datang totalnya 5.600 personil,'' ujar Jokowi. 

Bahkan, sebut Jokowi, proses Water bombing juga dilakukan sebanyak 25 kali di lokasi karhutla. 

Setelah solat, presiden dan rombongan menyempatkan melakukan peninjauan kesiapan operasional pesawat penyemai yang membuat hujan buatan di sekitar lokasi kebakaran.

''Ini mau berangkat (pesawat penyemai) hujan buatan. Hari Jumat lalu juga sudah kita perintahkan. Sudah diterbangkan dan alhamdulillah saat itu di Indragiri Hilir juga hujan turun. Ini sekarang kita lakukan lagi menabur garam,'' kata presiden.

Presiden berharap, karena awannya ada, ia meminta masyarakat berdoa semoga hujan langsung turun. Meski upaya maksimal telah dilakukan untuk memadamkan api yang terlanjur membesar dan meluas, presiden kembali menegaskan bahwa langkah terbaik ialah dengan melakukan pencegahan.

''Memang yang paling benar itu adalah pencegahan sebelum kejadian. Ini api satu (terdeteksi) langsung padamkan, satu padam. Itu yang benar,'' tuturnya.

Jokowi juga mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan pembakaran lahan gambut maupun hutan yang dapat menyebabkan bencana kebakaran hutan dan lahan semakin meluas.

Terkait hal itu, presiden sudah menginstruksikan tindakan tegas bagi para pelaku pembakaran baik dari kalangan korporasi atau individu.

''Upaya hukum sudah kita lakukan. Baik yang perorangan baik korporasi, semuanya sudah ada tindakan tegas ke sana,'' ungkapnya. (HA)


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...