Megawati serahkan KTA PDIP bagi para Tokoh Agama. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

PDIP Tidak Dapat Kursi di DPRD Pamekasan

Senin,13 Mei 2019 - 19:12:38 WIB Di Baca : 460 Kali

Riauaktual.com - Gusur posisi PKB yang mendominasi kursi DPRD Jawa Timur sejak 2014, PDIP tampil sebagai pemenang Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 dengan raihan 27 kursi atau 22,5 persen dari alokasi 120 kursi (sebelumnya hanya 100 kursi).

Itu artinya, kursi partai besutan Megawati Soekarnoputri ini mengalami kenaikan 8 kursi di banding Pileg 2014, yang berada di urutan kedua (19 kursi) di bawah PKB yang meraih 20 kursi waktu itu. Sementara pada Pileg kali ini, partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut meraih 25 kursi atau naik 5 kursi di banding 2014 lalu.

"Terima kasih kepada warga Jatim yang sudah mempercayakan kepada PDI Perjuangan, serta pasangan calon presiden dan wakil presiden ( Jokowi-Ma'ruf) yang juga diusung PDI Perjungan," kata Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi di acara syukuran kemenangan di kantornya, Jalan Kendangsari, Surabaya, Minggu (12/5).

Loading...

Tak hanya sukses menggusur PKB di provinsi yang menjadi basis Nahdliyin (sebutan warga Nahdlatu Ulama ( NU), PDIP juga meraih 20 dari alokasi 87 kursi untuk DPR RI dari Jawa Timur (23 persen lebih), atau naik 3 kursi dari raihan 17 kursi di Pileg 2014.

"Hampir 24 persen (kursi yang didapat PDIP). Jadi untuk DPR RI dari Jatim, PDI Perjuangan memenangkan, dibandingkan dengan partai-partai yang lain," papar Kusnadi.

Begitu pula untuk DPRD kabupaten/kota. Dari 38 daerah se-Jawa Timur, partai berlambang kepala banteng moncong putih ini menang di 17 kabupaten/kota, atau sukses meraih 316 kursi. Artinya, 299 kursi yang didapat PDIP di 2014, kini naik 17 kursi di 2019 ini. "Dan akan mendapatkan 17 kursi ketua DPRD," terangnya.

17 ketua DPRD itu masing-masing tujuh kota, yaitu Kota Surabaya (15 kursi), Mojokerto (5 kursi), Malang (12 kursi), Kediri (5 kursi), Blitar (10 kursi), Batu (6 kursi), dan Madiun (6 kursi). Kemudian 10 kabupaten, yaitu Banyuwangi (12 kursi), Malang (12 kursi), Tulungagung (13 kursi), Blitar (19 kursi), Trenggalek (9 kursi), Magetan (10 kursi), Ngawi (20 kursi), Madiun (9 kursi), Nganjuk (13 kursi), dan Kediri (15 kursi).

Selain 17 ketua DPRD kabupaten/kota, 13 anggota dewan dari PDIP juga akan menduduki kursi wakil ketua DPRD di 13 kabupaten/kota. "Artinya nanti ada 30 pimpinan DPRD dari 38 kabupaten/kota yang akan dipegang PDIP," rinci Kusnadi.

13 wakil ketua DPRD tersebut masing-masing 12 kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Bondowoso (8 kursi), Jember (7 kursi), Lumajang (9 kursi), Pasuruan (8 kursi), Tuban (5 kursi), Lamongan (8 kursi), Gresik (6 kursi), Bangkalan (8 kursi), Sidoarjo (9 kursi), Pacitan (6 kursi), Mojokerto (9 kursi), Jombang (10 kursi), dan Kota Probolinggo (6 kursi).

Menurut Kusnadi, kemenangan partainya ini tak lepas dari kepercayaan masyarakat. "Kepercayaan ini akan kami jaga. Bagaimana caranya? Yaitu dengan melakukan kerja, kerja, dan kerja semata-mata untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Kemudian yang kedua, tambah Kusnadi, berkat kerja sama, gotong royong di antara seluruh komponen PDIP. Mulai anggota, serta pengurus di semua tingkatan mulai anak ranting, ranting, PAC, DPC dan DPD seluruh Jatim.

Meski sukses di 30 kabupaten/kota, PDIP gagal merebut kursi pimpinan DPRD di delapan daerah (7 kabupaten dan 1 kota). Bahkan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 di Jawa Timur yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) selama enam hari, 5-10 Mei kemarin di Surabaya, PDIP tak mendapat satu kursipun di Pamekasan.

Delapan daerah tersebut, yaitu di Kabupaten Ponorogo (4 kursi), Bojonegoro (5 kursi), Situbondo (4 kursi), Sumenep (6 kursi), Sampang (2 kursi), Probolinggo (5 kursi), Pamekasan (0 kursi), dan Kota Pasuruan (2 kursi).

Sementara kursi PDIP yang turun di 2019 ini terjadi di tiga kota, yaitu di Kota Mojokerto (1 kursi), Probolinggo (2 kursi), dan Pasuruan (1 kursi). Serta di enam kabupaten, yaitu di Kabupaten Lumajang (1 kursi), Ponorogo (1 kursi), Pamekasan (2 kursi), Sumenep (1 kursi), dan Lamongan (1 kursi), dan Malang (1 kursi).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader PDIP dan pengurus, yang sudah bekerja keras dengan segala dinamika yang kita alami secara bersama-sama. Sehingga kita mendapat kepercayaan dari masyarakat Jatim," tandasnya. 

 

Sumber: merdeka.com


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...