foto : internet

Humas MUI: Kiai Anwar Orang Saleh, Jasadnya Utuh Tidak Termakan Bumi

Selasa,19 Maret 2019 - 22:07:03 WIB Di Baca : 4314 Kali

Riauaktual.com - Jasad Kiai Anwar Sudibyo masih utuh walaupun telah terkubur 31 tahun. Humas MUI Kabupaten Blitar, Jamil Mashadi mengatakan, Kiai Anwar tergolong orang saleh sehingga jasadnya tidak termakan bumi.

Menurut Jamil, di antara bukti keimanan kepada Sang Pencipta yakni keyakinan akan kekuasaan-Nya. Bahwa atas kehendak-Nya semua terjadi di dunia. Tuhan Maha berkendak memuliakan sesuatu. Kemudian, Sang Maha Pengasih juga menghinakan sesuatu yang dikehendaki-Nya. 

"Jika Allah menghendaki maka itu pasti terjadi. Hanya dengan Kun (jadilah). Salah satu di antara kemuliaan yang Allah SWT berikan kepada hamba-hambanya yang saleh adalah bumi tidak memakan jasad mereka di dalam kubur. Sebagaimana diterangkan dalam hadits Rasulullah SAW," kata Jamil dikutip detikcom, Selasa (19/3/2019).

Loading...

Hadist yang dimaksud berbunyi "Sesungguhnya Allah SWT mengharamkan tanah memakan jasad para nabi," (HR Abu Daud dan An-Nasai).

Terkait utuhnya jasad KH Anwar Sudibyo yang sudah 31 tahun terkubur, menurutnya itu juga atas kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan dan menjadi tanda atas Kekuasaan-Nya.

"Marilah kita berdoa semoga kita termasuk dalam golongan orang orang yang dicintai Allah sebagaimana disebutkan dalam Alquran. Allah mencintai orang-orang yang taqwa, yang selalu dijaga oleh Allah sebagaimana almarhum Kiai Anwar, Wallahu a'lam bis shawab," imbuhnya.

Ketua MUI Kota Blitar Subakir kemudian melanjutkan, salah satu tanda kekasih Allah yakni jasadnya utuh. Bahkan kain kafan yang membungkus jasad itu tidak robek atau rusak. Menurutnya itu seperti tertuang dalam Surat Al Baqarah ayat 154.

"Dalam Al Baqarah 154 diterjemahkan 'Dan janganlah kamu mengatakan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah (mereka) telah mati. Sebenarnya (mereka) hidup tetapi kamu tidak menyadarinya," kata Subakir membacakan terjemahan Alquran saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (19/3/2019).

Menurut Subakir, maksud ayat tersebut yakni seorang ulama yang istiqomah berdakwah seperti Kiai Anwar Sudibyo, meninggal di jalan Allah. Mereka sebenarnya tidak meninggal, namun mempunyai dimensi lain di dunia ini. Sehingga, tubuhnya tidak rusak atas kehendak Allah Yang Maha Kuasa. 

 

Sumber: detik.com


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...