Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (int)

Pelaku Penembakan DPR Grogi, Sekali Tembak Peluru Keluar Banyak sampai 290 Kali, Benarkah ?

Jumat,19 Oktober 2018 - 16:41:43 WIB Di Baca : 435 Kali

Riauaktual.com - Kasus penembakan DPR RI hingga kini masih terus didalami penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Kedua pelaku, yakni IAW dan RMY, terus ‘digarap’ penyidik untuk mengetahui lebih jauh berkenaan peristiwa yang menghebohkan seantero gedung wakil rakyat itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membeberkan, pelaku sendri menembakkan hampir 300 peluru di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Senin (15/10) lalu.

Loading...

“Pas di lapangan tembak, pelaku kan membeli sembilan dus (peluru), tiap dusnya ada 50 butir. Dia sudah menembakkan 290-an (peluru) lebih,” papar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (18/10).

Pada penembakan pertama, pelaku melakukannya dengan tepat sasaran tanpa melenceng jauh dari target.

Akan tetapi, pelaku lantas gugup dan grogi pada akhir tembakan.

Pasalnya, senjata api jenis Glock 17 itu telah dimodifikasi sedemikian rupa dan ditambahi dengan perangkat tambahan, yakni switch auto.

Dengan modifikasi tersebut, jelas Argo, peluru yang dimuntahkan senpi tesebut lebih banyak ketimbang mode normal.

Karena itu, pelaku yang mulai gugup pun akhirnya hilang kendali saat menembakkan kembali senpinya.

“Peluru yang ditembakkan tak terkontrol karena tersangka kaget tiba-tiba terjadi tembakan bertubi-tubi ke arah atas. Padahal hanya sekali menekan pelatuk,” sambung Argo.

Namun, lanjut mantan Kabid Humas Polda Jatim itu, tersangka berinisial IAW mengaku hanya memasukkan empat butir peluru pada tembakan terakhir.

Akan tetapi pada kenyataannya, polisi menemukan lima butir peluru dan enam bekas tembakan di Gedung DPR RI.

“Kami masih mendalami berapa sebenarnya peluru yang ditembakkan,” tandas Argo.

Untuk diketahui, sampai sejauh ini, ditemukan total lima lubang bekas penembakan DPR RI.

Pertama, di ruang kerja anggota Fraksi Gerindra Wenny Warouw dan Bambang dari Fraksi Golkar, Heri Purnama pada Senin (15/102018) kemarin.

Kemudian Rabu (17/10/2018) siang, dua lubang peluru kembali didapati.

Yakni di ruang kerja anggota DPR RI yang ditembak tersebut berada di lantai 10, tepatnya ruangan 1008.

Ruangan ini dihuni oleh Anggota DPR Fraksi Partai Demokrat, Vivi Sumantri Jayabaya.

Sedangkan ruangan lainnya yang juga jadi sasaran penembakan yakni ruang 2003.

Ruangan ini dihuni oleh Anggota DPR Fraksi PAN, Totok Daryanto.

Terakhir, ditemukan juga lubang bekas peluru di ruangan anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Khatibul Imam Wiranu, di lantai 9 Gedung Nusantara I.

 

Sumber : pojoksatu.id


Share Tweet Google + Cetak

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com



Loading...