Pencarian

Podcast Kelupas

Sejarah Penemuan Bunga Rafflesia Arnoldii, Begini Ceritanya...

Selasa, 09 Januari 2018 • 20:57:49 WIB
Sejarah Penemuan Bunga Rafflesia Arnoldii, Begini Ceritanya...
bunga Rafflesia

Riauaktual.com - Tepat hari ini merupakan peringatan 25 tahun Rafflesia arnoldii ditetapkan sebagai bunga nasional Indonesia. Adapun penetapan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional yang ditandatangani Presiden Soeharto.

Rafflesia arnoldii atau padma raksasa merupakan salah satu puspa langka berukuran besar dengan ukuran diameter sekitar satu meter. Bunga raksasa ini memiliki ciri khasnya dengan kelopak daun berwarna merah dan terdapat sebuah lubang di tengahnya yang mengeluarkan bau busuk.

Lantas siapa yang menemukan bunga raksasa ini?

Orang pertama yang menemukan Rafflesia merupakan seorang ilmuwan asal Perancis, yakni Louis Auguste Deschamps. Ia telah meneliti selama 11 tahun di Indonesia.

Ketika itu, Deschamps menemukan Rafflesia dengan jenis R. Patma pada tahun 1797. Namun, pada tahun 1803, semua spesimen, catatan, dan ilustrasi dari penelitian selama 11 tahun disita dan dijadikan rampasan perang. Ketika itu Inggris tengah berperang dengan Perancis.

Namun, pada tahun 1954, dunia ilmiah pun baru mengetahui bahwa Deschamps yang pertama menemukan Rafflesia.

Sementara itu, Thomas Stamford Raffles memang bukan penemu pertama. Namun, ia menemukan Rafflesia jenis lain yang saat ini dikenal dengan Rafflesia arnoldii.

Raffles pun menemukannya bersama ilmuwan lain bernama Joseph Arnold di Bengkulu pada 19 hingga 20 Mei 1818. Maka dari itu, nama bunga tersebut adalah gabungan kedua ilmuwan, Raffles sebagi nama genus dan arnoldii sebagai nama spesies.

Sebelum dipublikasikan, Arnold meninggal saat berada di Bengkulu karena penyakit malaria. Barulah sekitar tahun 1821, tanaman baru tersebut dipublikasikan pada the Transaction of the Linnean Society.

Adapun bunga Rafflesia merupakan golongan tumbuhan parasit dari marga Rafflesiaceae. Tumbuhan ini hidup menyerap nutrisi tanaman induk atau inangnya, yakni Tetrastigma, sejenis tumbuhan pemanjat dari keluarga anggur-angguran.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks