Pencarian

Podcast Kelupas

Kolagen untuk Atasi Penuaan, Lebih Efektif Diminum atau Buat Skincare?

Jumat, 15 Mei 2026 • 06:11:55 WIB
Kolagen untuk Atasi Penuaan, Lebih Efektif Diminum atau Buat Skincare?
Ilustrasi kolagen.

RIAUAKTUAL (RA) - Banyak orang mulai melirik kolagen sebagai bagian dari perawatan kulit sehari-hari. Mulai dari minuman kolagen yang diklaim bisa membantu menjaga elastisitas kulit, hingga skincare dengan kandungan kolagen yang disebut mampu membuat kulit tampak lebih lembap dan kenyal. Tak heran, keduanya kini sama-sama populer dan sering digunakan untuk menjaga kesehatan kulit.

Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas: sebenarnya mana yang lebih efektif, kolagen minum atau kolagen dalam skincare?

Kolagen merupakan protein alami yang berperan penting dalam menjaga struktur dan kekuatan kulit. Protein ini banyak ditemukan pada lapisan dermis atau lapisan tengah kulit, dan berfungsi membantu kulit tetap kenyal, lembap, serta elastis. Bahkan, sekitar 70 persen struktur kulit terdiri dari kolagen.

Selain menjaga elastisitas, kolagen juga membantu proses regenerasi kulit dan mempertahankan kelembapan alami kulit. Karena itu, kadar kolagen yang cukup sering dikaitkan dengan tampilan kulit yang lebih sehat dan kencang.

Namun, produksi kolagen dalam tubuh akan menurun secara alami seiring bertambahnya usia. Kondisi ini membuat kulit mulai kehilangan elastisitasnya sehingga muncul tanda-tanda penuaan seperti garis halus, kulit kendur, dan keriput.

Tak hanya faktor usia, beberapa kebiasaan sehari-hari juga dapat mempercepat kerusakan kolagen di kulit. Paparan sinar ultraviolet (UV), kebiasaan merokok, kurang tidur, hingga pola makan tinggi gula diketahui dapat memengaruhi kualitas kolagen dan mempercepat penuaan kulit.

Kolagen minum dan kolagen dalam skincare sama-sama digunakan untuk membantu menjaga kesehatan kulit. Namun, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda karena rute pemberiannya juga berbeda.

Dokter yang menekuni estetika dari Seraphim Medical Center, dr Silvia Kartika, menyebut baik kolagen minum maupun skincare sebenarnya sama-sama dapat memberikan manfaat untuk kulit.

"Sebenarnya dua-duanya sama bagusnya. Perbedaannya ada pada rute pemberiannya. Kalau yang dioles ibaratnya langsung ke wajah atau langsung ke target kulitnya. Sedangkan kalau yang diminum, otomatis perlu melewati proses pencernaan dan targetnya bukan cuma wajah, tapi seluruh tubuh," jelas dr Silvia, melansir detikcom.

Kolagen dalam skincare atau topical collagen bekerja dengan cara diaplikasikan langsung ke permukaan kulit. Produk ini umumnya bertujuan membantu menjaga kelembapan kulit dan memperbaiki skin barrier. Namun, molekul kolagen cenderung berukuran cukup besar sehingga sulit menembus lapisan kulit yang lebih dalam.

Karena itu, manfaat kolagen topical lebih sering dikaitkan dengan efek hidrasi dan membantu kulit terasa lebih halus sementara waktu. Hal ini sejalan dengan penjelasan dalam jurnal Molecules mengenai penggunaan kolagen topical pada kulit.

Sementara itu, kolagen minum bekerja dari dalam tubuh. Setelah dikonsumsi, kolagen akan dipecah menjadi peptida dan asam amino melalui proses pencernaan. Senyawa tersebut kemudian digunakan tubuh untuk membantu pembentukan kolagen baru, termasuk pada kulit.

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi kolagen hidrolisat secara rutin selama 8-12 minggu dapat membantu meningkatkan elastisitas dan hidrasi kulit, terutama pada orang dewasa. Hal ini sejalan dengan penjelasan dalam jurnal International Journal of Dermatology.

Meski begitu, efektivitas kolagen tetap dapat berbeda pada setiap orang. Hasil yang diperoleh biasanya dipengaruhi oleh usia, pola makan, kualitas tidur, paparan sinar matahari, hingga kebiasaan merokok. Karena itu, penggunaan kolagen sebaiknya juga diimbangi dengan gaya hidup sehat dan perawatan kulit yang sesuai kebutuhan.

Menurut dr Silvia, kolagen minum maupun kolagen skincare sebenarnya sama-sama baik dan bisa digunakan sesuai kebutuhan kulit masing-masing. Perbedaannya terletak pada cara kerja dan target penggunaannya.

Karena itu, tidak ada satu produk yang bisa disebut paling unggul untuk semua orang. Kolagen juga bukan solusi instan untuk membuat kulit langsung awet muda. Hasil perawatan kulit tetap dipengaruhi pola hidup sehari-hari, mulai dari asupan nutrisi, penggunaan sunscreen, hingga kualitas tidur.

Jadi, dibanding memilih mana yang paling efektif, yang lebih penting adalah memahami fungsi masing-masing produk dan menyesuaikannya dengan kebutuhan kulit.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks