Pencarian

Podcast Kelupas

Demo di Kantor Gubernur Riau Memanas, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong

Senin, 26 Oktober 2026 • 16:40:00 WIB
Demo di Kantor Gubernur Riau Memanas, Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong
Aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Riau, semakin memanas, Senin, (26/10/2026).

PEKANBARU (RA) - Aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Riau, semakin memanas setelah massa aksi bertambah dengan bergabungnya mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (BEM UMRI), Senin, (26/10/2026).

Pantauan Riauaktual.com di lokasi aksi, saling lempar dan saling dorong terjadi antara mahasiswa dan pihak kepolisian. Dengan bertambahnya jumlah massa membuat suasana demonstrasi semakin tegang.

Kedua belah pihak pun saling menenangkan pihaknya masing-masing agar kericuhan tidak semakin membesar.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa dari PW KAMMI Riau dan BEM Universitas Islam Riau (UIR) menyampaikan sejumlah tuntutan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap lintas provinsi, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan, serta persoalan pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi untuk Riau.

Koordinator lapangan (korlap) BEM UIR, M Ridho Gunawan dan M Rahamdhanu Hasibuan, menyampaikan kekecewaan terhadap penanganan persoalan karhutla dan kabut asap di Riau.

Dalam orasinya, korlap BEM UIR melontarkan pernyataan tegas dengan menggugat kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang dinilai belum mampu menangani persoalan tersebut secara maksimal.

"Kami menggugat Plt Gubernur Riau yang gagal menangani persoalan karhutla dan kabut asap di Riau. Ini sudah menjadi aksi jilid III, tetapi aspirasi kami tidak pernah disambut oleh ayahanda, dalam hal ini Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Kami datang membawa tuntutan masyarakat, tetapi sampai sekarang belum mendapatkan respons yang kami harapkan," tegas  Ridho.

Selain itu, mahasiswa juga mendesak pemerintah pusat untuk mencabut atau memberhentikan Menteri Kehutanan dari jabatannya sebagai bentuk tuntutan atas penanganan karhutla yang dinilai belum maksimal.

Massa turut meminta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan. Mereka juga mendesak pemerintah memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang terdampak kabut asap, terutama dalam aspek kesehatan dan ekonomi.

Mahasiswa menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan sekaligus upaya menyampaikan aspirasi agar pemerintah mengambil langkah nyata dalam menangani persoalan karhutla di Riau.

Hingga aksi berlangsung, situasi di sekitar Kantor Gubernur Riau sempat diwarnai ketegangan akibat aksi saling lempar dan saling dorong di tengah bertambahnya jumlah peserta demonstrasi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks