Pencarian

Podcast Kelupas

Wadanyon TPNPB-OPM Ditangkap TNI di Bandara Dekai, Diduga Hendak Beli Senjata

Ahad, 20 September 2026 • 05:59:00 WIB
Wadanyon TPNPB-OPM Ditangkap TNI di Bandara Dekai, Diduga Hendak Beli Senjata
Wakil Komandan Batalyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur Ditangkap (Foto: Dok. Satgas Habema)

YAHUKIMO (RA) - TNI menangkap Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026).

Abdon ditangkap personel Yon 462 Pasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III setelah turun dari pesawat Trigana Air PK-YSC jenis Boeing 737-500 sekitar pukul 14.59 WIT.

Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan Abdon telah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Mabes Polri. Sebelum penangkapan, personel TNI disebut telah mengamankan akses keluar-masuk Bandara Nop Goliat Dekai.

"Sesaat setelah turun dari pesawat, personel TNI langsung menangkap lalu membawa Abdon Kisamdu ke salah satu ruang isolasi Bandara Nop Goliat Dekai Yahukimo," kata Lucky dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Lucky, Abdon mengaku datang ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api. Transaksi tersebut disebut rencananya dilakukan dengan seseorang di wilayah Kali Seng, Yahukimo.

“Kepada personel TNI, Abdon Kisamdu mengaku tujuannya ke Dekai, Yahukimo, untuk melakukan transaksi pembelian sejumlah senjata api dari seseorang di daerah Kali Seng Yahukimo,” ujarnya.

Lucky mengatakan personel TNI juga menemukan percakapan pada gawai milik Abdon yang disebut berkaitan dengan rencana transaksi senjata api tersebut.

Ia menyebut rencana transaksi itu menjadi perhatian aparat karena Kodap 35 Bintang Timur disebut terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan dan tindak kriminal di wilayah Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Usai ditangkap, Abdon selanjutnya akan diserahkan kepada Polres setempat untuk menjalani proses hukum.

Lucky mengapresiasi personel TNI serta seluruh pihak yang terlibat dalam penangkapan tersebut. Ia menegaskan TNI-Polri bersama aparat penegak hukum akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku kekerasan di Tanah Papua.

Mantan Pangdam XVII/Cenderawasih itu menambahkan, setiap tindakan personel TNI dilakukan dengan mengacu pada undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks