Pencarian

Podcast Kelupas

Kabut Asap Mulai Hilang, Warga Pekanbaru Terdampak ISPA Capai 4.987 Orang

Ahad, 20 September 2026 • 10:37:00 WIB
Kabut Asap Mulai Hilang, Warga Pekanbaru Terdampak ISPA Capai 4.987 Orang
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota, Markarius Anwar meninjau pelayanan di Puskesmas beberapa waktu lalu.

PEKANBARU (RA) - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai menghilang dari Kota Pekanbaru. Namun, dampak terhadap kesehatan warga masih terus terasa.

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat, sebanyak 5.587 warga mengalami gangguan kesehatan yang diduga terdampak paparan kabut asap dalam satu bulan terakhir.

Mayoritas warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Dari total tersebut, sebanyak 4.987 orang tercatat mengalami ISPA.

Selain ISPA, gangguan kesehatan lainnya yang dialami warga meliputi pneumonia, asma, iritasi kulit hingga mata merah.

Data tersebut dihimpun dari 21 Puskesmas yang tersebar di Kota Pekanbaru. Jumlah kasus tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terlebih jumlah pasien ISPA disebut masih mengalami peningkatan.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, tidak menampik adanya peningkatan jumlah pasien ISPA dalam beberapa waktu terakhir.

Bahkan, menurutnya, jumlah pasien ISPA yang datang berobat setiap hari kini meningkat hingga hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.

"Biasanya sehari sekitar 170 pasien, tapi saat ini dalam sehari bisa rata-rata 300-an orang," kata Markarius Anwar, Minggu (20/9/2026).

Untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan 21 Puskesmas yang tersebar di sejumlah wilayah kota sebagai posko utama penanganan dampak kabut asap.

Warga yang mengalami gangguan kesehatan dapat mengakses layanan kesehatan di Puskesmas tersebut. Terlebih, kasus ISPA mengalami peningkatan di tengah kondisi kabut asap yang melanda Pekanbaru.

"Kita sudah minta dinas kesehatan untuk segera mengaktifkan seluruh Puskesmas, untuk melengkapi kebutuhan-kebutuhan terkait penanganan ISPA," jelasnya.

Pemko Pekanbaru juga mengimbau masyarakat, untuk tidak mengabaikan gangguan kesehatan yang muncul selama kondisi udara terdampak asap. Warga yang mengalami keluhan kesehatan, dapat segera memanfaatkan layanan di Puskesmas terdekat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks