PEKANBARU (RA) - Satpol PP Kota Pekanbaru, bersama pihak Kecamatan Senapelan menertibkan salah satu salon di Jalan Wakaf, Kelurahan Kampung Bandar, Senapelan, usai viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Petugas Satpol PP bersama pihak Kecamatan mendatangi pemilik salon, setelah mendapat aduan dari masyarakat terkait aktivitas diduga menyimpang di salon tersebut.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto mengatakan bahwa pihaknya sempat mengamankan pemilik salon dan diminta membuat pernyataan.
"Kita sudah turun ke lokasi, dan panggil pemilik salon," kata Desheriyanto, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, pemilik Salon Yuni, yakni Yunus telah diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya yang meresahkan dan melanggar ketentraman dan ketertiban umum.
Ditambahkan Camat Senapelan, Rein bahwa pihaknya bersama Satpol turun ke lokasi salon, Selasa (8/9/2026) kemarin. Salon itu milik salah seorang waria.
"Pengaduan masyarakat, yang punya salon itu bawa laki-laki. Masuk malam keluar subuh. Sudah sering dilihat pemuda sekitar," terang Rein.
Apalagi beberapa hari lalu pemuda sekitar sempat terlibat cekcok dengan pemilik salon karena menegur aktivitas di salon tersebut.
"Laki-laki yang dibawa ke salon itu orang luar. Pemuda di sana udah sering monitor. Karena kita kan juga memerangi perilaku LGBT ini, maka ditindaklanjuti lah," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pemuda mendatangi sebuah salon yang disebut berada di Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, viral di media sosial.
Dalam video berdurasi lebih dari dua menit tersebut, sejumlah pemuda terlihat mendatangi salon dan terlibat percakapan dengan orang-orang yang berada di dalamnya.
Video tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet. Dalam narasi yang beredar di media sosial, salon itu disebut sebagai tempat yang berkaitan dengan kelompok waria.
Namun, hingga kini belum ada keterangan yang memastikan identitas maupun latar belakang salon tersebut.
Dalam rekaman, seorang pemuda tampak mempertanyakan keberadaan seorang pria yang disebut masuk ke dalam salon dengan alasan hendak bertamu.
"Kalau kamu siang bertamu tu, bukannya malam," ujar pemuda tersebut dalam video.
Percakapan kemudian berlanjut ketika orang yang berada di dalam salon menjelaskan bahwa pria tersebut hanya datang bertamu.
"Kawan ni aku udah biasa di sini," ujar salah seorang dari dalam salon.
Pemuda tersebut kemudian mempertanyakan hubungan pria yang dimaksud dengan orang-orang yang berada di salon. Perdebatan berlangsung dalam suasana tegang, namun tidak terlihat adanya aksi kekerasan dalam rekaman tersebut.
Dalam percakapan itu, salah seorang pemuda juga menyampaikan kekhawatirannya terkait dugaan aktivitas yang menurutnya tidak sesuai dengan norma yang diyakininya.
Meski suasana sempat memanas, pemuda tersebut beberapa kali meminta agar persoalan tidak berkembang menjadi keributan dan meminta orang yang dimaksud meninggalkan lokasi.
"Nggak mau ribut-ribut, tinggal keluarkan aja. Udah pulang lah," ucapnya.
Ia juga terdengar mengungkapkan rasa malu atas situasi yang terjadi.