Pencarian

Podcast Kelupas

Warga Pekanbaru Diminta Jangan Sembarangan Bakar Sampah, Bisa Picu Kebakaran Lahan

Selasa, 08 September 2026 • 13:45:55 WIB
Warga Pekanbaru Diminta Jangan Sembarangan Bakar Sampah, Bisa Picu Kebakaran Lahan
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin

PEKANBARU (RA) - Warga Kota Pekanbaru diimbau agar menghentikan kebiasaan membakar sampah di tengah kondisi kemarau kering. Pemko Pekanbaru mengingatkan warga bahwa api dari pembakaran sampah bisa merembet dan memicu kebakaran lahan.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan pembakaran sampah tidak dibenarkan, terlebih saat kondisi lahan dan cuaca sedang kering.

Hal itu berkaca dari kejadian kebakaran di Jalan Pemuda, Kecamatan Payung Sekaki. Kebakaran tersebut bermula dari sampah yang dibakar di atas lahan gambut.

Kondisi gambut yang cukup dalam membuat proses pemadaman berlangsung lama. Petugas bahkan membutuhkan waktu hingga empat hari untuk memastikan api benar-benar padam.

"Sampai 4 hari kita padamkan apinya, ternyata gambutnya cukup dalam, sekitar 2 meter," kata Zulhelmi, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, kejadian serupa juga ditemukan di sejumlah titik di Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur. Karena itu, masyarakat kembali diminta tidak mengambil risiko dengan membakar sampah.

"Jadi kita mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah," ujar pria yang akrab disapa Ami ini.

Ami menjelaskan warga sebenarnya tidak perlu membakar sampah rumah tangga. Pemko Pekanbaru telah memiliki Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) yang dapat membantu mengangkut sampah dari rumah warga.

Masyarakat cukup mengumpulkan sampah yang dihasilkan setiap hari dan meletakkannya di depan rumah. Selanjutnya, sampah tersebut akan diangkut oleh petugas LPS.

"Nantinya sampah ini akan diangkut oleh LPS. Jadi, sampah cukup dikumpulkan saja, tidak perlu dibakar, nanti LPS yang akan mengangkutnya," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks