Pencarian

Podcast Kelupas

Pekanbaru Dikepung Asap Kiriman, Pemko Kembali Bersujud Memohon Hujan

Selasa, 08 September 2026 • 11:03:00 WIB
Pekanbaru Dikepung Asap Kiriman, Pemko Kembali Bersujud Memohon Hujan
ASN Pemko Pekanbaru menggelar salat Istisqa di halaman Masjid Agung Firdaus

PEKANBARU (RA) - Di tengah kepungan kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menggelar salat Istisqa untuk memohon hujan kepada Allah SWT.

Salat meminta hujan tersebut digelar di halaman Masjid Agung Al Firdaus, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Selasa (8/9/2026).

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemko Pekanbaru mengikuti salat Istisqa dengan khidmat. Mereka bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun sehingga kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru dapat berkurang.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah bersama pihak terkait untuk menangani bencana kabut asap.

Sejumlah pihak, kata dia, juga telah melakukan operasi modifikasi cuaca sebagai salah satu upaya untuk memicu turunnya hujan.

"Tapi kita hanya manusia biasa, hanya bisa berikhtiar berdoa, Allah yang menurunkan hujan, Allah yang punya kuasa. Kita bermohon agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan, yang menyegarkan yang menghilangkan asap," kata Zulhelmi Arifin usai mengikuti salat Istisqa.

Zulhelmi menyebut, kondisi di Kota Pekanbaru saat ini tidak terdapat titik panas atau hotspot. Namun, kabut asap yang muncul masih merupakan asap kiriman dari daerah lain yang masih terdapat titik api.

Untuk wilayah Provinsi Riau, berdasarkan data BMKG masih terdapat 156 titik api yang tersebar di Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis.

"Untuk Pekanbaru sendiri zero hotspot. Cuma arah angin mengarah ke kita," ujarnya.

Ia menjelaskan, arah angin saat ini membawa asap dari wilayah selatan Sumatera menuju ke utara. Kondisi tersebut turut menyebabkan Pekanbaru masih terdampak kabut asap meski tidak terdapat titik api di wilayah kota.

BMKG juga memprediksi hujan akan turun di wilayah Pekanbaru pada Selasa (8/9/2026) hingga Rabu (9/9/2026) besok.

Di sisi lain, Pemko Pekanbaru kembali menerapkan pembelajaran secara daring bagi peserta didik mulai tingkat PAUD hingga SMP. Kebijakan tersebut diambil menyusul kualitas udara Kota Pekanbaru yang berada pada kategori tidak sehat.

Pemko juga memperkuat penanganan dampak kesehatan akibat kabut asap. Sebanyak 21 Puskesmas disiagakan sebagai posko utama penanganan dampak kabut asap.

Di seluruh Puskesmas tersebut telah disiapkan masker serta obat-obatan untuk menangani gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang berpotensi meningkat akibat memburuknya kualitas udara.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks