Pencarian

Podcast Kelupas

Polresta Pekanbaru Sisir Kampung Dalam hingga Pangeran Hidayat, 2 Pria Positif Narkoba Diamankan

Rabu, 26 Agustus 2026 • 12:16:26 WIB
Polresta Pekanbaru Sisir Kampung Dalam hingga Pangeran Hidayat, 2 Pria Positif Narkoba Diamankan
Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko

PEKANBARU (RA) - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menggelar kegiatan rutin Kring Serse dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan peredaran narkoba. Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan dua pria yang hasil pemeriksaan urinenya dinyatakan positif narkoba.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (23/8/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai. Petugas menyasar kawasan Kampung Dalam, Kampung Terendam, dan Jalan Pangeran Hidayat.

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Noki Loviko mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan sekaligus upaya mengoptimalkan penanggulangan peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.

"Personel melaksanakan penyelidikan dan patroli di titik-titik rawan yang diduga sering digunakan sebagai tempat transaksi narkotika," ujar Noki, Rabu (26/8/2026).

Dalam kegiatan itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial MRK (29) di kawasan Kampung Dalam. Berdasarkan pemeriksaan awal, hasil urinenya dinyatakan positif narkoba.

"Sementara itu, seorang pria berinisial DDY (38) diamankan di Jalan Pangeran Hidayat. Pria yang berdomisili di kawasan Sukaramai, Kecamatan Pekanbaru Kota, tersebut juga dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan urine," terangnya.

Selain melakukan penyelidikan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkotika.

Polisi turut menertibkan dan membongkar lapak sederhana yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi narkoba. Lapak tersebut dibuat menggunakan kawat berduri dan papan sebagai pembatas.

"Tindakan dilakukan secara terukur sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku. Sebelumnya, petugas melakukan pengamanan lokasi untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan," jelasnya.

Pembongkaran tersebut dilakukan untuk menghilangkan sarana yang diduga digunakan sebagai lokasi transaksi narkotika sekaligus mencegah tempat itu kembali dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkoba.

"Untuk dua orang yang positif narkoba itu dilakukan rehabilitasi," pungkas Noki.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks