Pencarian

Podcast Kelupas

Pemprov Riau Salurkan Sejumlah Bantuan Bagi Korban Terdampak Karhutla di Kerumutan

Senin, 24 Agustus 2026 • 17:49:00 WIB
Pemprov Riau Salurkan Sejumlah Bantuan Bagi Korban Terdampak Karhutla di Kerumutan
Pelepasan personel dan bantuan Karhutla di Kerumutan, Senin (24/8/2026).

PEKANBARU (RA) - Selain upaya pemadaman, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga menyiapkan langkah perlindungan langsung bagi masyarakat yang terdampak penurunan kualitas udara.

Sejumlah bantuan telah disalurkan ke salah satu daerah terdampak paling parah di Riau. Yakni Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

"Hari ini kita telah menyalurkan sejumlah bantuan bagi masyarakat terdampak Karhutla di Kerumutan. Tentunya ini merupakan tindaklanjut dari arahan bapak Plt Gubernur Riau, agar pemerintah hadir di tengah masyarakat," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, Senin (24/8/2026).

Dikatakan Zulkifli, untuk bantuan masker kesehatan, pihaknya telah mengirimkan total sebanyak 18.000 masker.

"Kemarin sudah kita kirim 10.000 ribu masker dan hari ini kita kirim lagi 8.000 masker. Bantuan masker ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis untuk mengantisipasi terkena penyakit saluran pernapasan akibat asap," katanya.

Selain bantuan masker, pihaknya juga menyalurkan sejumlah bantuan untuk Kabupaten Pelalawan. Diantaranya makanan tambahan bagi ilmu hamil dan bayi terdampak sebanyak 50 koli.

"Kita juga menyalurkan sebanyak 2000 masker untuk petugas di lapangan serta 1 unit tambahan oksigen konsentrat, dengan begitu, sudah 3 unit oksigen konsentrat diterima Kabupaten Pelalawan," pungkasnya.

Sebelumnya, Manggala Agni bersama tim gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pada Sabtu (22/8/2026), pemadaman karhutla terpantau belum tuntas. Tim masih menemukan banyak kepala api aktif yang harus segera diserang untuk mencegah kebakaran meluas.

Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, Muhammad Ilham Sidik, mengatakan tim terus melakukan pemadaman langsung dengan mengerahkan sejumlah peralatan pemadam.

"Pemadaman dilakukan secara langsung dengan dua unit Pompa Mark-3, satu unit Main Pump Watson dan empat unit Pompa Mini Striker," kata Muhammad Ilham Sidik, Sabtu malam.

Menurutnya, serangan diarahkan langsung ke kepala api sekaligus melakukan penyekatan agar pergerakan api dapat dikendalikan. Sumber air untuk mendukung operasi pemadaman berasal dari kanal dan embung yang berada di sekitar lokasi.

Namun, proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala. Kondisi lahan berupa gambut dalam dengan bahan bakar yang sangat padat dan menumpuk membuat api sulit ditangani. Selain itu, asap pekat dan angin kencang turut menyulitkan personel saat melakukan serangan ke titik api.

"Kondisi akses menuju kepala api belum terbuka. Medan juga berat untuk menjangkau titik kepala api guna membuka akses jalan masuk ke titik serangan," ujarnya.

Karhutla di kawasan tersebut memiliki karakteristik tanah gambut dalam dengan vegetasi berupa semak belukar, akasia liar dan sawit masyarakat. Lokasi kebakaran berada pada kawasan dengan fungsi Hutan Produksi (HP).

Bagikan
Sumber: Sri Wahyuni

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks