Pencarian

Podcast Kelupas

Jelang Pleidoi Abdul Wahid, Cak Mus Sebut Antusiasme Masyarakat Terus Menguat

Ahad, 19 Juli 2026 • 11:19:31 WIB
Jelang Pleidoi Abdul Wahid, Cak Mus Sebut Antusiasme Masyarakat Terus Menguat
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

PEKANBARU (RA) – Juru Bicara Abdul Wahid, Musliadi atau yang akrab disapa Cak Mus, menyebut antusiasme masyarakat menjelang sidang pembacaan nota pembelaan (pleidoi) Abdul Wahid yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (20/7/2026) sangat tinggi.

Menurutnya, besarnya perhatian publik tidak terlepas dari keinginan masyarakat untuk mendengar langsung rangkaian fakta persidangan yang akan dituangkan tim kuasa hukum dalam nota pembelaan.

"Animo masyarakat untuk mendengarkan pleidoi sangat tinggi. Banyak yang ingin hadir langsung di persidangan, dan kami juga mendapat informasi bahwa masyarakat yang tidak bisa datang akan mengikuti jalannya sidang melalui siaran langsung," ujar Cak Mus, Minggu (19/7/2026).

Ia mengatakan perhatian masyarakat terus meningkat karena sejak awal banyak yang mengikuti jalannya persidangan. Dari berbagai keterangan saksi dan ahli yang telah disampaikan di ruang sidang, kata dia, publik ingin mengetahui bagaimana seluruh fakta tersebut dirangkai menjadi argumentasi pembelaan.

Menurut Cak Mus, hingga seluruh tahapan pembuktian selesai, tim penasihat hukum meyakini tidak ada fakta persidangan yang menunjukkan keterlibatan Abdul Wahid dalam perkara operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Dinas PUPR Riau.

"Justru karena masyarakat mengikuti fakta-fakta persidangan, mereka ingin mendengar langsung bagaimana seluruh fakta itu dirangkai dalam nota pembelaan. Kami akan menunjukkan bahwa, menurut pandangan tim pembela, tidak ada bukti yang membuktikan Abdul Wahid terlibat dalam perkara tersebut," katanya.

Lebih lanjut, Cak Mus menegaskan dukungan masyarakat yang terus mengalir bukanlah bentuk tekanan terhadap proses hukum. Menurutnya, harapan yang disampaikan masyarakat sederhana, yakni agar majelis hakim memutus perkara secara objektif berdasarkan fakta dan alat bukti yang telah diuji di persidangan.

"Masyarakat Riau tidak meminta apa-apa selain keadilan. Mereka berharap putusan nantinya benar-benar didasarkan pada fakta hukum yang terungkap di persidangan," ucapnya.

Ia menambahkan, banyak pendukung Abdul Wahid juga berharap Gubernur Riau nonaktif itu dapat kembali memimpin Provinsi Riau apabila proses hukum berakhir sesuai dengan harapan mereka.

"Harapan itu kami dengar dari banyak masyarakat yang terus mengikuti persidangan. Namun pada akhirnya, kami tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan seluruh penilaian kepada majelis hakim," tutup Cak Mus.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks