JAKARTA (RA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan surat terbuka kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia.
Surat bertanggal 18 Juli 2025 itu berisi apresiasi dan ajakan untuk terus mengedepankan semangat pengabdian.
Dalam surat yang diunggah melalui akun Instagram resmi @menpanrb, Rini menyapa ASN sebagai sesama pengemban amanah besar negara.
Ia memahami bahwa tidak semua hari kerja ASN terasa mudah, karena harus menghadapi keterbatasan, ekspektasi masyarakat yang tinggi, hingga persoalan pribadi.
"Saya tahu, tidak semua hari terasa mudah. Ada yang harus tetap tersenyum melayani, meskipun sedang menyimpan lelah, rindu keluarga, atau persoalan pribadi. Namun setiap pagi, Anda tetap mengenakan seragam Pengabdian. Tetap hadir," tulis Rini.
Rini menegaskan bahwa kehadiran ASN adalah wujud nyata negara bekerja. Menurutnya, setiap anak yang mendapat pendidikan lebih baik, setiap pasien yang dilayani dengan tulus, setiap bantuan yang sampai ke masyarakat, hingga setiap data yang dicatat dengan benar, adalah hasil kerja ASN.
"Negara hadir melalui tangan-tangan Anda," ujarnya.
Ia juga mengajak ASN untuk menjadikan tantangan sebagai penyemangat dalam melayani. Di tengah peluang lompatan besar Indonesia, profesionalisme dan pengabdian disebut Rini sebagai kunci.
"Sepatah bangsa ini tidak dibangun oleh mereka yang bekerja hanya ketika keadaan mudah. Sepatah dibangun oleh mereka yang tetap berdiri, tetap bekerja, dan tetap percaya bahwa kebaikan yang dilakukan hari ini akan menjadi warisan bagi generasi berikutnya," tulisnya.
Dalam surat tersebut, Rini mengingatkan ASN untuk terus menjadi aparatur yang ber-AKHLAK, menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan menghadirkan pelayanan berkualitas. Ia menyebut semangat "Bangga Melayani Bangsa" harus menjadi fondasi budaya kerja ASN.
"Mari kita buktikan bahwa birokrasi bukan sekedar menjalankan administrasi, tetapi menjadi kekuatan yang menghadirkan harapan," tegasnya.
Rini menutup suratnya dengan ucapan terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusan seluruh ASN. Ia menekankan bahwa Indonesia maju lahir dari jutaan ASN yang memilih tetap mengabdi dengan hati.
"Teruslah melayani. Teruslah menginspirasi. Teruslah menjaga Indonesia," tutup Rini.
Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR M Rifqinizamy Karsayuda mengkritik keras mentalitas kerja aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia.
"Mentalitas sumber daya manusianya enggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi," ujar Rifqi dalam rapat kerja dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.
Politikus Partai Nasdem itu juga menyorot ASN yang kerap dipandang sebagai profesi yang berada dalam zona nyamannya.
Di hadapan Rini, ia juga menyebutkan kinerja ASN di Indonesia yang tidak kompetitif ketimbang pegawai swasta.
"Coba kita pikirin deh di swasta orang bisa kompetitif kok pegawai Negeri ASN enggak bisa kompetitif," ujar Rifqi.