Pencarian

Podcast Kelupas

Identitas Mayat di Sungai Rokan Ujung Batu Terungkap, Ternyata Warga Bukittinggi

Senin, 13 Juli 2026 • 14:01:35 WIB
Identitas Mayat di Sungai Rokan Ujung Batu Terungkap, Ternyata Warga Bukittinggi
Mayat pria ditemukan tersangkut di bebatuan Sungai Rokan Ujung Batu.

PEKANBARU (RA) – Identitas mayat pria yang ditemukan mengapung di Sungai Rokan, tepatnya di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, akhirnya berhasil diungkap polisi.

Korban diketahui bernama Iswandi (40), seorang petani asal Jalan Jambak Dalam, Gang Bendi, RT 001/RW 002, Kelurahan Bukik Apik Puhun, Kecamatan Gubuak Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kasi Humas Polres Rokan Hulu, AKP Yohanes Tindaon, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan warga pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.

"Setelah menerima informasi dari masyarakat, Kapolsek Ujung Batu memerintahkan personel untuk menuju lokasi. Sesampainya di TKP, benar ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telungkup dan tersangkut di bebatuan di Sungai Rokan," ujar Yohanes.

Petugas Polsek Ujung Batu bersama warga kemudian mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke Puskesmas Ujung Batu untuk dilakukan visum et repertum. Tim Inafis Polres Rokan Hulu juga melakukan pengambilan sidik jari guna memastikan identitas korban.

Berdasarkan keterangan saksi Amin (49), seorang buruh yang sehari-hari bekerja mengambil pasir di Sungai Rokan, penemuan mayat terjadi saat dirinya hendak melepaskan tali sampan miliknya sekitar pukul 07.00 WIB.

"Setelah sampai di sungai, saksi melihat sesosok mayat laki-laki dalam posisi telungkup tersangkut di batu. Saksi kemudian memanggil warga dan menghubungi pihak kepolisian," jelas Yohanes.

Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dokter Putri Arianti bersama tim medis Puskesmas Ujung Batu menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal hampir 24 jam sebelum ditemukan.

"Dari hasil visum, penyebab kematian belum dapat dipastikan. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang dapat menyebabkan kematian," kata Yohanes.

Setelah proses identifikasi selesai, jasad Iswandi diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga yang menerima jenazah diwakili oleh Kholyah (29), seorang petani asal Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Polisi menyatakan penyelidikan terkait penyebab pasti kematian korban masih terus dilakukan, meski hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks