Pencarian

Podcast Kelupas

Mahasiswa Dukung Pemkab Siak Tagih DBH Rp489 Miliar ke Pusat

Jumat, 26 Juni 2026 • 13:35:08 WIB
Mahasiswa Dukung Pemkab Siak Tagih DBH Rp489 Miliar ke Pusat
Syahradi Ramatul, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak.

PEKANBARU (RA) – Aliansi Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dalam memperjuangkan pencairan dana kurang salur Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp489 miliar dari Pemerintah Pusat.

Aliansi menilai tertahannya dana tersebut berpotensi menghambat berbagai program pembangunan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga program beasiswa bagi masyarakat.

Menurut mereka, Kabupaten Siak merupakan salah satu daerah penghasil sumber daya alam terbesar di Provinsi Riau, sehingga dana kurang salur tersebut merupakan hak daerah yang harus segera direalisasikan oleh Pemerintah Pusat.

Dukungan itu disampaikan oleh Syahradi Ramatul, putra daerah asal Kabupaten Siak yang saat ini menjabat sebagai Presiden Mahasiswa BEM Universitas Hang Tuah Pekanbaru sekaligus Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak.

"Kami melihat Pemkab Siak sudah bekerja maksimal dan terus menjemput bola ke Pemerintah Pusat demi memperjuangkan hak masyarakat. Dana Rp489 miliar itu berasal dari kekayaan alam Siak sendiri. Jika pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, sekolah, hingga beasiswa terhambat, maka Pemerintah Pusat harus segera menyelesaikan kewajibannya," ujar Syahradi, Jumat (26/6/2026).

Syahradi menegaskan, pihaknya berdiri bersama Pemkab Siak untuk mendesak Pemerintah Pusat segera mencairkan dana kurang salur tersebut.

Sebagai bentuk dukungan, Aliansi Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak menyampaikan tiga sikap. Pertama, mendesak Kementerian Keuangan RI segera melunasi dana kurang salur DBH sebesar Rp489 miliar kepada Pemkab Siak.

Kedua, mengapresiasi keterbukaan Pemkab dan DPRD Siak dalam menyampaikan perkembangan proses penagihan dana kepada masyarakat serta mendorong agar komunikasi publik terus diperkuat.

Ketiga, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal penggunaan dana tersebut agar setelah dicairkan dapat segera dimanfaatkan untuk program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Aliansi mahasiswa juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemkab Siak dalam membangun dukungan publik, baik melalui kampanye digital maupun aksi damai guna mendorong percepatan pencairan dana tersebut.

"Hak Siak harus kembali ke Siak. Karena itu, Pemkab Siak membutuhkan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat agar dana tersebut segera direalisasikan demi kepentingan rakyat," tutup Syahradi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks