Pencarian

Podcast Kelupas

Demi Viral di Medsos, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong

Ahad, 07 Juni 2026 • 14:09:24 WIB
Demi Viral di Medsos, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong
Dua pemuda diamankan polisi.

KUANSING (RA) - Satreskrim Polres Kuantan Singingi mengamankan dua pemuda yang mengenakan pakaian menyerupai pocong sambil berkeliling menggunakan sepeda motor di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kedua pemuda tersebut diketahui berinisial FS (20) dan AFM (18), warga Kelurahan Pasar Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah.

Mereka diamankan di Jalan Proklamasi, Desa Koto Taluk, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari hasil klarifikasi yang dilakukan pihak kepolisian, diketahui kostum menyerupai pocong tersebut dibeli melalui aplikasi belanja daring pada awal Mei 2026.

Keduanya mengaku sengaja melakukan aksi tersebut untuk mencari hiburan sekaligus membuat konten yang diharapkan viral di media sosial.

Ide tersebut muncul setelah mereka menonton sejumlah tayangan serupa di platform TikTok.

Berdasarkan pemeriksaan, aksi tersebut ternyata bukan kali pertama dilakukan. FS dan AFM mengaku telah sekitar 10 kali melakukan kegiatan serupa pada rentang waktu pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Dalam aksinya, mereka berkeliling menggunakan sepeda motor di sejumlah lokasi di Kuantan Tengah, seperti kawasan Perumnas, Beringin Taluk, Taman Jalur, hingga Bundaran Carano.

Aksi berkostum pocong itu sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sejumlah warga mengaku merasa terganggu dan khawatir karena mengira keberadaan sosok pocong tersebut merupakan kejadian yang sebenarnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kedua pemuda tersebut membuat surat pernyataan yang berisi permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum tersebut.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat hanya demi mendapatkan perhatian di dunia maya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Gunakan media sosial secara bijak dan tanggapi setiap informasi yang berkembang dengan arif serta tidak menyebarkan berita hoaks," pesannya.

Kapolres Kuansing berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam membuat konten digital serta tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks