Pencarian

Podcast Kelupas

Hadapi Kemarau 2026, Polres Kampar Gelar Apel Besar Kesiapsiagaan Karhutla

Kamis, 04 Juni 2026 • 13:00:32 WIB
Hadapi Kemarau 2026, Polres Kampar Gelar Apel Besar Kesiapsiagaan Karhutla
Polres Kampar Gelar Apel Besar Kesiapsiagaan karhutla.

KAMPAR (RA) - Polres Kampar menegaskan kesiapan penuh dalam menghadapi potensi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Karhutla yang digelar di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, instansi terkait, serta berbagai elemen yang terlibat dalam penanggulangan bencana sebagai bentuk sinergi menghadapi ancaman Karhutla di Kabupaten Kampar.

Hadir dalam apel tersebut Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Sebayang bersama jajaran, Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, Wakil Bupati Kampar Misharti, perwakilan Basarnas Provinsi Riau, unsur TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Kampar, BPBD, Manggala Agni, para kepala OPD, camat, serta peserta apel lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai sarana dan prasarana penanggulangan bencana ditampilkan untuk memastikan kesiapan operasional saat menghadapi kondisi darurat.

Puluhan kendaraan dan peralatan pendukung disiagakan, mulai dari mobil pemadam kebakaran, truk personel, kendaraan operasional Polri, kendaraan Basarnas, BPBD, hingga perlengkapan pemadaman dan keselamatan.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Sebayang menegaskan kehadiran Polres Kampar dalam apel kesiapsiagaan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla secara terpadu.

"Polri siap memberikan dukungan penuh dalam seluruh tahapan penanggulangan Karhutla, mulai dari pencegahan, pemantauan hingga penanganan darurat. Kami telah menyiapkan personel dan sarana operasional yang siap bergerak cepat kapan saja diperlukan," ujar Kapolres.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa tanggap darurat, Polres Kampar juga siap memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan Karhutla berjalan efektif di seluruh wilayah Kabupaten Kampar.

Kapolres turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi serta melaporkan potensi kebakaran sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

"Kita tidak bisa menangani bencana sendirian. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, risiko dan dampak Karhutla dapat diminimalkan," katanya.

Sementara itu, Bupati Kampar H Ahmad Yuzar dalam amanatnya mengingatkan bahwa Kabupaten Kampar memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang cukup tinggi karena didominasi kawasan hutan, perkebunan, dan lahan gambut.

Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak mengingat dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, hingga perekonomian daerah.

Bupati menekankan sejumlah langkah strategis dalam penanggulangan Karhutla, di antaranya penguatan sistem peringatan dini, pemetaan wilayah rawan, kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan koordinasi lintas sektor, kesiapsiagaan tanggap darurat, penegakan hukum yang tegas, serta peran aktif pemerintah desa dan kelurahan.

Usai apel, seluruh peserta melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan peralatan penanggulangan bencana untuk memastikan seluruh sarana dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Polres Kampar memastikan akan terus melakukan patroli serta pemantauan di wilayah rawan Karhutla guna menjaga kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks