KAMPAR (RA) - Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar menyalurkan bantuan zakat konsumtif kepada 491 warga yang masuk kategori mustahik di lima kecamatan, dengan total dana yang direalisasikan mencapai Rp147,3 juta.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Kampar Misharti di Aula Kantor Camat Kampar, Selasa (21/7/2026).
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp300 ribu. Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemkab Kampar dan BAZNAS dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengapresiasi BAZNAS Kampar yang dinilai telah berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima.
"Kolaborasi ini adalah bukti kehadiran pemerintah bersama BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap dana zakat konsumtif ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," kata Ahmad Yuzar.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS perlu terus diperkuat agar dana zakat dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Dorong Mustahik Jadi Muzakki
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Misharti menyoroti pentingnya penguatan dan integrasi basis data kemiskinan antara pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, dengan BAZNAS Kabupaten Kampar.
Integrasi data dinilai penting agar penyaluran berbagai program bantuan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, merata, serta menghindari terjadinya tumpang tindih penerima.
Misharti mengatakan zakat konsumtif berfungsi sebagai bantuan ekonomi jangka pendek untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, ke depan pemerintah daerah bersama BAZNAS juga akan mendorong penguatan program zakat produktif.
"Zakat konsumtif ini adalah bantalan ekonomi jangka pendek. Ke depan, pemerintah daerah bersama BAZNAS akan terus mendorong program zakat produktif agar para mustahik hari ini bisa mandiri secara ekonomi dan berubah menjadi muzakki atau pemberi zakat di masa depan," ujar Misharti.
Melalui program zakat produktif, masyarakat penerima manfaat diharapkan tidak hanya mendapatkan bantuan untuk kebutuhan sesaat, tetapi juga memiliki peluang meningkatkan kemampuan ekonomi secara berkelanjutan.
Penyaluran zakat konsumtif tersebut turut dihadiri Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Yogi Riyadh Yudistira, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar Agustar, Camat Kampar beserta jajaran, serta sejumlah pejabat terkait.
Dari jajaran BAZNAS Kabupaten Kampar hadir Ketua BAZNAS Kampar Arizon bersama empat wakil ketua, yakni Wahid Arbangi, Dt Abdullah, H Syarifuddin dan Husni Thamrin.
Proses penyaluran bantuan kepada ratusan penerima manfaat berlangsung tertib di Aula Kantor Camat Kampar.
"Pemkab Kampar dan BAZNAS berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan warga di Kabupaten Kampar," tutupnya.