PEKANBARU (RA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 11 titik panas (hotspot) terdeteksi di Provinsi Riau, Rabu (3/6/2026).
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir P, menyebutkan jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 117 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 39 titik.
Sementara di Riau, sebaran hotspot ditemukan di enam kabupaten dan satu kota.
Kabupaten Rokan Hilir menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi sebanyak empat titik. Disusul Kabupaten Bengkalis dan Kuantan Singingi masing-masing dua titik.
Kemudian masing-masing satu titik terdeteksi di Kabupaten Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Kota Dumai.
"Total hotspot di wilayah Riau terpantau sebanyak 11 titik," ujarnya.
Selain Riau, hotspot juga terpantau di sejumlah provinsi lain di Sumatera, yakni Aceh 21 titik, Bengkulu 13 titik, Sumatera Barat 10 titik, Jambi tujuh titik, Lampung tujuh titik, Bangka Belitung lima titik dan Sumatera Utara empat titik.
BMKG mengingatkan seluruh pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di daerah yang terdeteksi memiliki titik panas.
Apalagi, sejumlah wilayah Riau masih berpotensi mengalami cuaca panas pada siang hari meskipun hujan diprakirakan turun di beberapa daerah. Pemantauan hotspot secara berkala diperlukan guna mencegah berkembangnya titik panas menjadi kebakaran lahan.